Terkait Dugaan Roko Ilegal, Ketua FKMB “Saya Akan Layangkan Surat Ke Presiden RI”

Terkait Dugaan Roko Ilegal, Ketua FKMB “Saya Akan Layangkan Surat Ke Presiden RI”

Lembarberita.co.id, Serang – Forum Keadilan Masyarakat banten (FKMB) akan membongkar kasus pengedaran roko ilegal yang diduga melibatkan oknum Bea dan Cukai yang berada diwilayah Provinsi Banten.

S
Surat Yang Ditujukan Kepda Presiden RI

Ketua Forum Keadilan Masyarakat Banten (FKMB) Iwan Setiawan menyampaikan, dirinya akan membongkar kasus pengedaran roko jenis Hit Man, Cartel, Hit Bold yang diduga memiliki cukai palsu (Roko Ilegal).

“Saya Selaku Ketua DPP Forum Keadilan Masyarakat Banten (FKMB) akan membongkar kasus ini seperti halnya pemain dari tingkat pengedar kecil sampe pengedar partai besar, dengan cara melayangkan surat beserta memberikan bukti-bukti yang saya miliki kepada Presiden Republik Indonesia (Jokowidodo)”, jelas Iwan.

Iwan pun menambahkan bahwa dirinya pun mengetahui untuk peredaran roko diwilyah Provinsi Banten bukan hanya produk roko itu saja melainkan ada beberapa produk roko yang diindikasi menggunakan cukai palsu.

“Saya memiliki semua data mafia-mafia cukai yang berada di Provinsi banten, seperti halnya yang saya jelaskan kepada wartawati lembarberita.co.id, bukan hanya produk roko itu saja yang sudah beredar dibanten ini, bahkan ada beberapa jenis roko yang diduga cukainya pun ilegal, jadi saya meminta kepada Aparat Penegak Hukum Provinsi Banten untuk segera bertindak sesuai dengan Hukum yang berlaku dinegara kita ini, jangan terkesan tutup mata dan tutup telinga, alias pura-pura buta dan tuli”, lanjut Iwan dengan nada kesal.

Masih lanjut Iwan “selain kita berbicara Aparat Penegak Hukum yang berada di Wilayah Hukum Provinsi banten yang pura-pura tuli, kita juga harus membahas kerugian keuangan negara yang miliaran atau bahkan triliunan, karna produk roko ini sudah dikonsumsi oleh masyarakat luas, khususnya di Wilayah Kabupaten Serang dan Kabupaten Pandeglang”, tegas Iwan Saat ditemui di cafe coffee, Kamis (14-01-21).

Dalam penegasannya Iwan menyampaikan, bukan hanya kasus roko ilegal yang akan dirinya ungkap ke penegak hukum, akan tetapi kasus dugaan pemalsuan dokumen negara dan penyalah gunaan wewenang dan jabatan yang dilakukan oleh oknum Bea dan Cukai akan dirinya ungkap ke penegak hukum agar segera ditindak.

“Perlu diingat, bukan hanya kasus roko ilegal saja yang akan saya ungkap, tetapi kasus dugaan pemalsuan dokumen dan penyalah gunaan wewenang jabatan yang dilakukan oleh oknum Petugas Bea dan Cukai pun akan saya ungkap, bahkan dari info yang saya dapat suppliyer roko yang berinisial “I” menarik kembali roko yang sudah beredar dikalangan konsumen baik dari agen ataupun toko yang menjual produk tersebut, sehingga saya berasumsi hal tersebut dilakukannya demi menghilangkan barang bukti, dan walaupun itu terjadi, saya yakin ini tidak akan menghapuskan perkara pidananya’, tegas Iwan. (Lidya/Red).

Tinggalkan Balasan