Forum Wartawan Cilegon Peringati HPN : Wartawan Tanam Pohon Bersama Forkopimda Kota Cilegon

Forum Wartawan Cilegon Peringati HPN : Wartawan Tanam Pohon Bersama Forkopimda Kota Cilegon

Lembarberita.co.id, Cilegon – Penanaman Pohon dan Mancing Bareng yang dilaksanakan Wartawan Kota Cilegon dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional 2021.

Hadir dalam acara ini,
Walikota Cilegon Edi Ariadi, Walikota Cilegon terpilih Helldy Agustian, Dandim 0623 Cilegon Letkol (Inf), Wahyu Ageng Romadhon, Kabag Ops Polres Cilegon, Kompol Bambang Supeno, Kadis Kominfo Cilegon, Aziz Setia Ade Putra, Asda I Kota Cilegon Tb. Dikrie Maulawardhana, Pjs Sekda Cilegon, Maman Mauludin, dan seluruh perwakilan wartawan yang bertugas di Kota Cilegon.

Meskipun dalam kondisi pandemi dan penuh dengan aturan protokol kesehatan yang ketat, namun keceriaan sejumlah Forum Komunikasi Daerah (Forkopimda) Kota Cilegon yang mengikuti acara Penanaman Pohon dan Mancing Bareng yang digelar oleh wartawan Kota Cilegon, berlangsung semarak.

Walikota Cilegon mengapresiasi adanya kegiatan HPN dengan melakukan penanaman pohon dan mancing bersama. Hal itu menjadi baik terutama untuk lingkungan di kota industri.

“Kami apresasi, kegiatan ini sangat bagus, dimana wartawan peduli dengan lingkungan. Menanam pohon dan mancing aktifitas yang positif,”ujar Walikota Edi Ariadi.

Usai melakukan penanaman pohon, Edi Ariadi menyampaikan, dengan penanaman pohon di Taman Geger Cilegon yang juga memiliki monumen sejarah Geger Cilegon, menandakan baik Pemerintah, TNI, Kepolisian dan Wartawan harus terus berjuang, terutama bangkit ditengah pandemi.

“Monumen Geger Cilegon ini menjadi tanda jika semuanya harus bersatu dan berjuang untuk bangkit ditengah pandemi. Pemerintah, TNI dan kepolisian harus bergandengan tangan dalam penanganan pandemi,” imbuhnya.

“Pers sebagai lembaga penyambung lidah rakyat dan pemerintah, harus menjalankan pilar ke empat demokrasi. Termasuk bisa membantu pemerintah dalam menambah wawasan masyarakat,”terang Edi Ariadi disela-sela acara mancing bareng di danau Pemkot Cilegon, Jumat (5/2/2021).

Ditempat yang sama,
Walikota Cilegon terpilih Helldy Agustian, sangat mendukung kegiatan dalam memperingati HPN, agar para pewarta untuk tetap bersama-sama sinergis dalam berbagai hal.

“Kami harap peran wartawan juga bisa sinergis bersama-sama,”ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana HPN Kota Cilegon Himawan Sutanto mengatakan, kegiatan tersebut merupakan wujud sinergritas pewarta dengan unsur pejabat daerah di Kota Cilegon.

“Hari Pers Nasional ini sebagai harinya kita pewarta di seluruh Indonesia, acara ini juga di dukung langsung oleh Pemkot Cilegon. Rangkain kegiatan, diawali dengan bersih-bersih dilokasi monumen Geger Cilegon dan penanaman pohon, sebagai bentuk kepedulian wartawan terhadap persoalan lingkungan. Bukan hanya sekadar membuat berita.

Semaraknya acara ini walaupun di batasi dengan prokes berkat sinergi kita bersama pemerintah daerah,”ujar Jeo sapaan sehari-hari Himawan Sutanto.

Lanjut Jeo, acara dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional, merupakan cerminan dari pengawal pemerintah. Dimana, menanam pohon memiliki filosofi menjaga alam. Dan menancing ikan, mencerminkan kesabaran dari setiap tugas yang diemban pewarta.

“Semuanya memiliki filosofi yang positif. Kami harap dengan sinergritas kita bersama pemda Cilegon, kita akan terus memberikan informasi yang positif bagi masyarakat, khususnya Cilegon,” tandasnya.

Untuk diketahui, monumen Geger Cilegon (peristiwa perlawanan bersenjata rakyat Banten terhadap kekuasaan pemerintah Hindia Belanda yang terjadi pada tanggal 9 Juli 1888), berlokasi di Jl. Raya Merak-Tirtayasa No.11, Kelurahan Ramanuju, Kecamatan Purwakarta, Kota Cilegon.

Monumen Geger Cilegon sempat terbengkalai bertahun-tahun, namun kini monumen tersebut menjadi menarik, bahkan dilengkapi dengan arena jogging track. Hasil revitalisasi monumen ini pun telah diresmikan, pada Minggu (10/11/2019) lalu.

Hadir pada acara peresmian, Wali Kota Cilegon Edi Ariadi, Komandan Korem (Danrem) 064 Maulana Yusuf (MY) Kolonel Infanteri (Inf) Windiyatno, Sekda Cilegon Sari Suryati, Dandim 0623 Cilegon Letkol Arm Rico Sirait, Ketua DPRD Kota Cilegon Endang Effendi, dan tamu undangan lain.

Letkol Arm Rico Sirait usai acara mengatakan, inisiatif ini berawal dari adanya masukan awak media terkait kondisi monumen Geger Cilegon yang terbengkalai.

Di sisi lain, ia pun menerima informasi jika peristiwa Geger Cilegon adalah kisah kepahlawanan yang cukup terkenal di Banten.

“Awalnya saya dapat informasi dari teman media, tuh monumen Geger Cilegon terbengkalai. Lalu di hari lainnya, saya diberi informasi dari Pangdam, kalau perjuangan rakyat Banten itu yang paling terenal adalah Geger Cilegon. Disitulah saya merasa seperti disambar kilat, monumen Geger Cilegonnya kan di pinggir markas,” katanya.

Setelah itu, ia pun menyampaikan usulan revitalisasi ke Korem 064 MY dan Pemkot Cilegon. Pemkot kemudian mengarahkan agenda tersebut melalui program CCSR. “Total anggarannya itu kurang lebih Rp 600 juta,” ujarnya.

Menurut Rico Sirait, tujuan dari revitalisasi ini agar monumen lebih disukai oleh masyarakat Kota Cilegon. Sehingga masyarakat bisa mendatangi monument, dan mempelajari sejarah-sejarah Geger Cilegon.

“Di monumen itu kami beri prasasti juga, isinya berupa informasi seputar Geger Cilegon. Kemudian kami buatkan juga jogging track, sehingga monumen ini selain untuk belajar secara, jadi tempat olah raga sekaligus selfie,” tuturnya. (daeng yus)