Diduga 86, Oknum Bea Cukai Susah Ditemui

Diduga 86, Oknum Bea Cukai Susah Ditemui

Lembarberita.co.id, Cilegon – Hasil dari temuan yang didapatkan oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Forum Keadilan Masyarakat Banten (FKMB), Iwan Setiawan selaku Ketua Menyampaikan beredarnya roko merek HIT MAN, CARTEL, HIT BOLD diwilayah Kabupaten Serang dan Kabupaten Pandeglang.

Jenis Roko Yang Diduga Ilegal

“Merek Roko HIT MAN, CARTEL, HIT BOLD sangat laku keras diwilayah Kabupaten Serang dan Kabupaten Pandeglang, yang diduga roko tersebut tidak memiliki Bea Cukai alias Ilegal”, jelas Iwan saat dikonfirmasi melalui telfon selulernya (11-01-21).

Iwanpun menceritakan saat dirinya menemui penyalur roko yang diduga ilegal tersebut, yang berinisial (I).

“saat saya menemui penyalur roko yang berinisial (I), dan mencoba mengkonfirmasikan hal tersebut sodara (I) menyampaikan bahwa petugas yang diduga Oknum Pegawai Bea Cukai Merak yang berinisial (B), telah mendatangi dirinya untuk melakukan pemeriksaan. Dan pada saat saya memepertanyakan bukti kedatangan Oknum Pegawai Bea Cukai Merak tersebut, yang berinisial (I) menyerahkan beberapa dokumen, yang dimana dokumen tersebut adalah “Berita acara Serah Terima Pengangkutan Barang dan Surat Bukti penindakan“, yang dimana disudut kiri dokumen tersebut bertuliskan Form “PBC 2.13 Kementrian Keuangan Republik Indonesia Direktorat Jendral Bea dan Cukai Kantor Wilayah DJBC Banten”, berdasarkan surat tersebut saya berasumsi bahwa ada oknum Bea Cukai Banten yang bermain untuk mencari keuntungan sendiri, toh buktinya si penyalur menyampaikan kepada saya permasalahan ini sudah selesai dengan Oknum Petugas Bea Cukai yang berinisial (B), sedangkan kegiatan tersebut sampai saat ini masih berjalan, bahkan dibenak saya timbul pertanyaan, yang dimagsud oleh penyalur selesai, itu selesai dengan cara seperti apa?, apakah selesai dengan cara damai (86) kah atau dengan cara lain” papar Iwan dengan nada bingung.

Iwanpun menegaskan bahwa dirinya akan mengumpulkan dan menyerahkan dokumen yang dimilikinya kepada pihak Penegak Hukum agar segera ditindak lanjuti informasi ini dan diberikan sanksi kepada penyalur roko ilegal dan oknum pegawai Bea Cukai sesuai dengan hukum yang berlaku dinegra kita.

“kami akan menyerahkan laporan informasi ini kepada penegak hukum, seperti halnya dokumen hasil Berita Acara Serah Terima Pengangkutan Barang, Surat Bukti Penindakan, yang diterima oleh sipenjual dari Oknum Bea Cukai Merak beserta Jenis Roko yang dijualnya dan kami berharap pihak penegak hukum agar segera bertindak sesuai dengan hukum yang berlaku dinegara kita,” tegas Iwan.

Sementara itu saat wartawati lembarberita.co.id menyambangi kantor Bea Cukai merak untuk mengkonfirmasikan hal ini kepada Petugas yang diduga sebagai oknum pihak keamanan menyampaiakan bahwa dirinya tidak masuk kantor.

“Oh kalau bapak yang berinisial (B) mah ga masuk kantor dari pagi soalnya ga keliatan” jelas keamanan yang bernama Ahmad Isa. (Lidya/Red).

Tinggalkan Balasan