2021 KIR Kendaraan di Cilegon Secara Online

2021 KIR Kendaraan di Cilegon Secara Online

Lembarberita.co.id, Cilegon – Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cilegon, dalam waktu akan melakukan grand launching bukti lulus uji elektronik untuk pengujian kendaraan bermotor secara online.

Adapun uji kendaraan atau biasa disebut KIR, akan diganti dengan kartu pintar yang diberi nama BLUe sebagai pengganti bukti uji kendaraan pada tahun 2020, dan berlaku di seluruh Indonesia. Blue, adalah singkatan dari Bukti Lulus Uji Elektronik.

Kepala Dishub Kota Cilegon, Uteng Dedi Apendi mengatakan, Dishub Kota Cilegon mengeluarkan inovasi baru dengan mengeluarkan smartcard pengujian kendaraan bermotor.

“Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman http://www.ngekironline.co.id. Setelah itu konsumen membayar bisa dengan non tunai, jadi gak perlu datang ke kantor Dishub Kota Cilegon untuk membayar bisa dengan Elektronic Data Capture, Internet Banking, Teller Bank, dan ATM. Namun, ini baru akan berlaku pada Januari 2021″ kata jelas Uteng, Jumat (11/12/2020).

Dijelaskannya, kendaraan akan ditentukan waktu dan tanggal kapan akan diuji kir dengan kita memberi pesan kepada pemilik kendaraan.

Nantinya akan keluar bukti lulus uji menggunakan smart card yang lebih canggih dan praktis dari sebelumnya. Pengujian kir secara online ini lebih cepat, efisien, dan sederhana dari yang lama hanya membutuhkan waktu 20 menit dibandingkan yang uji kir lama atau masih manual membutuhkan waktu 45 menit.

Lanjutnya, Dishub Kota Cilegon akan membuktikan selama satu bulan ini, program uji kir secara online bagaimana, apakah bisa jalan dimasyarakat.

Jika belum maksimal, nanti akan dievaluasi lagi karena semangat Pemerintah Kota Cilegon untuk melayani efektif, efisien, dan sederhana.

“Biar yang mempunyai kendaraan angkut dari pengusaha atau perorangan bisa sesuai aturan berdasarkan uji kir yang dilakukan,”ujar Tulus Dina Sasmita, menimpali.

Kasi Tehnik Sarana, Dishub Kota Cilegon, Tulus Dina Sasmita, menjelaskan nantinya setiap kendaraan akan memiliki kartu BLUe, satu formulir data, dan stiker yang akan ditempel di kaca mobil. Ketiga komponen tersebut menjadi pengganti buku kir lama setelah kendaraan lulus pengujian.

Tulus menambahkan, dalam kartu BLUe akan dilengkapi chip yang memuat data kendaraan. Setiap anggota kepolisian dan dinas perhubungan akan dilengkapi dengan handphone yang dilengkapi dengan fitur untuk mendeteksi kartu BLUe tersebut.

Tulus mengharapkan upaya tersebut akan menghindari pemalsuan buku kir. “Jadi mudah-mudahan apa yang dilakukan Ditjen Perhubungan Darat ini akan memperbaiki aspek keselamatan,”ujar Tulus.

Sementara itu, Awaludin warga Citangkil Cilegon mengatakan, apresiasi sekali untuk Dishub Kota Cilegon, karena ini butuh keberanian karena disini godaannya banyak, apalagi disini hubungannya dengan ijin karena apapun bentuk ijin pasti godaannya banyak.

“Program uji kir secara online dengan efektif, efisien, dan sederhana sehingga yang ingin memperpanjang kendaraan angkutan tidak perlu antri, tinggal dari rumah daftarnya secara online,” terangnya.

Digitalisasi data hasil uji KIR ini diharapkan dapat meminimalisasi praktik pemalsuan identitas kendaraan maupun hasil uji berkala yang kerap dilakukan pada kendaraan angkut.

Dengan demikian kendaraan-kendaraan angkut yang Over Dimention Over Loading (ODOL) akan semakin terbatas ruang geraknya.

Diketahui, hari ini Jumat (11/12/2020), seluruh staf penguji di Dishub Kota Cilegon, mendapatkan pengarahan cara pengunaan seluruh alat dan sistem pelaksanaan pengujian kendaraan bermotor secara online.

Sehubungan dengan program uji kir secara online, warga berharap di masa depan praktik pungli tidak akan terjadi lagi, karena saat ini Ditjen Perhubungan Darat berinovasi men-digitalkan buku uji KIR menjadi Bukti Lulus Uji Elektronik (BLUe).

Bukti lulus uji KIR tidak lagi berbentuk buku melainkan dua sertifikat tanda lulus uji, dua stiker hologram dengan QR Code yang ditempel pada kaca depan kendaraan dan satu Smart Card dengan teknologi NFC.

Data seperti identitas kendaraan, foto fisik kendaraan dari empat sisi, hingga data hasil pengujian berkala dapat diakses baik dengan sambungan internet ataupun tidak.

Petugas tinggal memindai QR Code pada stiker hologram yang ditempelkan pada kendaraan atau menempelkan smart card ke smartphone yang sudah memiliki fitur NFC.

BLUe diluncurkan secara nasional oleh Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi dan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiyadi. (daeng yus)

Tinggalkan Balasan