Bentuk Jaringan Keluarga AM, Tim 8 Optimis Haji Mumu Menang di Pilkada Cilegon

Lembarberita.co.id, Cilegon — Jaringan Dulur Ali Mujahidin (AM) yang dikomandoi, Anwar Musadad membentuk Tim 8 yang akan menjadi wadah arus perubahan untuk mengajak masyarakat Kota Cilegon memilih dan memenangkan satu-satunya pasangan bakal calon dari jalur perseorangan; Haji Ali Mujahidin- Firman Muttakin di Pilkada Cilegon.

“Tim 8 ini bagian dari jaringan Dulur AM, pengembangan dan tim pelapis yang membawahi 8 koordinator tim semua kecamatan se Kota Cilegon. Kita bentuk tim ini sesuai dengan spirit perjuangan perubahan, berangkat dari nilai edukasi kecerdasan masyarakat Cilegon,” kata Anwar Musadad yang merupakan adik kandung Ali Mujahidin atau Haji Mumu ini, dalam konfrensi pers, Minggu (23/8/2020) malam.

“Jaringan yang kita bangun tidak atas rasa pragmatis dan instan yang berorientasi finansial jangka pendek. Namun atas dasar nilai kesadaran dan kebersamaan untuk perubahan Kota Cilegon ke depan, agar kepeminpinan dan jalannya roda pemerintahan Cilegon yang lebih bersih dan amanah,” imbuhnya.

Pria yang akrab disapa Kang Adad dan pernah menjadi Calon Legislatif DPRD Provinsi Banten ini, juga menjelaskan pola strategi jaringan yang dibentuknya ini untuk mendulang suara sebanyak-banyaknya. Di mana tim ini akan membentuk jaringan hingga Koordintaror RT (Koor-TPS).

“8 Korcam ini merupakan sahabat-sahabat saya, sebagian jaringan saya saat nyalon di Pileg 2014. Yang sudah terbukti 10 ribu suara saya akan kita sumbangkan untuk Haji Mumu, dan akan terus dikembangkan sebanyak-banyaknya, Korcam ini akan membentuk jaringan militan Koorkel hingga Koor-TPS,” jelasnya.

“Jaringan Tim 8 akan jadi pelapis jaringan dan relawan atau tim sukses Haji Mumu-Lian Firman yang sudah ada dan akan terbentuk. Tim yang sudah ada kita sangat apresiasi dan menginspirasi dan menstimulasi kita untuk spirit perjuangan,” tambahnya.

Pihaknya optimis, Pasangan Calon Walikota-Wakil Walikota Cilegon periode 2021-2026 Haji Mumu-Lian Firman (Mulia), akan bisa menang di Pilkada 2020 yang akan menggantikan dinasty kepemimpinan di Kota Cilegon.

“20 tahun Cilegon dikuasai dinasty yang terbukti korupsi, saatnya di Pilkada 2020 ini kita jadikan momentum perubahan, apalagi pas Pilkada nanti jatuh pada 9 Desember yang merupakan Hari Anti Korupsi. Melihat arus perubahan yang selama ini terpendam di benak masyarakat Cilegon, kita optimis dinasty korupsi akan terhenti,” tegasnya.

Selain itu, Kang Adad berharap dan mengajak masyarakat Kota Cilegon yang menginginkan perubahan untuk mendukung dan memilih Mulia.

“Ayo kita bangun kebersamaan, bukan untuk Haji Mumu tapi semua masyarakat Cilegon ke depan untuk anak cucu kita. Maka dari itu, ayo kita berpikir jernih, dewasa dan positif untuk kebaikan Cilegon,” harapnya. (*Red)

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *