Warga Minta Pertanggung Jawaban PLN Terhadap Barang Elektronik Yang Rusak Akibat Aliran Listrik Tidak Stabil

Lembarberita.co.id, Lebak – Warga Desa Rangkasbitung Timur tepatnya di kampung Cibahbul dan cibungur keluhkan aliran listrik yang tidak stabil, dampak dari aliran listrik yang tidak stabil tersebut mengakibatkan 34 barang elektronik, seperti Televisi, kulkas, AC, lampu, Sanyo milik warga rusak atau mati.

Hal tersebut di ungkapkan warga di dua kampung kepada wartawan, kami meminta pertanggung jawaban kepada pihak PLN dengan kejadian ini, ya minimal pihak PLN memberikan konpensasi atau perbaikan terhadap warga yang barang elektroniknya yang rusak, karena ini jelas kelalaian dari pihak PLN Rangkasbitung, katanya.Kami meminta pihak terkait secepatnya bertindak dan menemui masyarakat, khususnya masyarakat yang mengalami elektroniknya rusak, sehingga kami mendapat kejelasan pertanggung jawaban pihak terkait, tidak seperti kami telat bayar, mereka langsung mengirim surat teguran, apabila pihak PLN tidak ada iktikad baik dan menemui masyarakat maka kami akan mendatangi ramai – ramai ke kantor PLN katanya.Sementara pihak PLN rayon Rangkasbitung melalui Supervisor Teknik Bayu Alip saat dihubungi pesan Whatsapp mengatakan, terkait kerusakan peralatan elektronik warga Cibahbul, kami mohon maaf, kerusakan terjadi akibat rusaknya kabel di gardu yang di akibatkan Sambaran petir pada hari Rabu kemarin, kami sudah kordinasi juga dengan ketua RW dan RT terkait dengan kerusakan peralatan elektronik, mudah-mudahan secepatnya bisa di selesaikan.Sementara Jeky Riswandi Mitra Kerja PLN, kita sudah koordinasi dengan pihak warga melalui RT/RW agar pihak warga mendata barang apa saja yang rusak mungkin akan di mediasikan dengan pihak PLN, nanti seperti apa kesepakatanya, tergantung persetujuan para pihak yang medasi nanti, mudah – mudahan menemukan jalan terbaik.Terpisah manager jaringan PLN UP 3 Banten selatan Adianto kepada wartawan mengatakan, saya sudah koordinasi, terkait dengan kejadian naik tegangan di cibahbul, yg pertama kami sampaikan kejadian tersebut diluar kendala kita, karena penyebab awalnya dari petir yang terimbas di peralatan,
Yang Kedua PLN bertanggung jawab terkait perbaikan peralatan elektronik yg terimbas akibat kejadian itu, kita sudah koordinasi dengan tokoh masyarakat, pungkasnya. ( Dang )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *