Lembarberita.co.id, Wanasalam – Dalam Menyambut peringatan HUT Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) yang Ke 74. PGRI Kecamatan Wanasalam menggelar Saresehan Pendidikan di Depan Gedung Kantor UPT Pendidikan Wanasalam Yang berlokasi dikampung Sukatani Desa Sukatani Kecamatan Wanasalam yang memiliki Tema. “Memacu Responsibilitas Pemerintah baik Daerah ataupun Pusat dan Masyarakat dalam menciptakan Marwah Pendidikan yang Kredibel dan Mewujudkan Guru Profesional, Sejahtera, Bermartabat dan terlindungi.”

Selain para guru kegiatan Saresehan ini juga dihadiri oleh para tokoh masyarakat, pemuda dan stekholder pemerintah yang ada di Kecamatan wanasalam.

Tujuan dilaksanakan Saresehan ini untuk membangun sinergitas semua pihak agar mampu berkontribusi memajukan dunia pendidikan khususnya di kecamatan wanasalam.”Kata Hida Nurhidayat Sekretaris PGRI kecamatan Wanasalam. Dan dengan adanya kegiatan seperti ini juga berharap, agar pemerintah pusat maupun daerah mendengar keluh kesah para guru sehingga setidaknya memperbaiki grad kesejahteraannya, dan juga bagaimana Lembaga-lembaga non goverment merubah frame pemikiran dari mengkoreksi menjadi lebih kepada memberikan solusi agar kemajuan pendidikan dapat terlihat secara konkrit sehingga tercapainya tujuan pendidikan secara nasional maupun institusional. Hida melanjutkan, harapan lainnya juga bagaimana pihak-pihak aparat yang kompeten di ranah hukum bisa lebih memberikan perlindungan hukum yang kuat sebagaimana amanat UU No.14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, terutama di pasal 39 tentang perlindungan. “Pungkasnya.

Sementara itu Cece Saputra Camat wanasalam menyampaikan. Selamat ulang tahun PGRI yang Ke 74.menurut sejarah PGRI ini lahir 100 hari setelah hari Proklamasi kemerdekaan RI.” tentunya kehadiran guru sangatlah penting saya kira karena apa. Tanpa guru kita yang hadir disini tidak bisa menjadi guru, tidak bisa menjadi Kapolsek dan saya pun mungkin tidak bisa jadi camat.” Dan saya kira para guru ini adalah tokoh yang sangat penomenal. Kita tidak akan bisa membangun negri ini tanpa adanya guru-guru kita.”Singkatnya.

(Ui/Red).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *