Kepala Desa Cimandiri Desak Pemkab Lebak Bangun Jalan Rusak

Lembarberita.co.id, Lebak Banten – Dikabarkan sebelumnya, sejumlah warga dan Mahasiswa gelar aksi jalan penghubung 4 (empat) Desa di Kecamatan Panggarangan. Aksi di gelar hingga dua hari kedepan.
Senin, (07/10/2019)

Dalam Aksi, Hadir pula, Solahudin, Kepala Desa Cimandiri, dirinya mendukung atas sikap warga dan mahasiswa yang menggelar aksi terkait jalan rusak di wilayahnya. Ini merupakan bentuk protes terhadap pihak kabupaten

“terkait aksi ini dengan adanya tuntutan kepada ibu bupati lebak, Saya sangat mendukung, aksi ini merupakan bentuk protes warga, aktivis dan mahasiswa terhadap pihak kabupaten,” ujar Solahudin kepada awak media.

Sebagai Kepala Desa, dirinya mengaku, warga sudah berkali kali menitipkan aspirasi nya kepada dirinya, dan di sampaikan kepada Pemkab Lebak namun jawaban yang di terima selalu tidak memuaskan.

“Dan sudah saya sampaikan berkali kali kepada Bupati Lebak, tapi jawabannya tidak memuaskan masyarakat dan tidak ada kepastian, jawabannya hanya sabar mohon mengerti dan sebagainya,” terangnya.

Dirinya mendesak agar Bupati Lebak segera membangun jalan penghubung 4 (Empat) Desa tersebut.

“Kepada ibu bupati dan pemkab. Mohon mengertilah, kami selama 7 tahun kami bergelut dengan jalan yang begitu rusak dan parah, Bukan hanya orang desa Cimandiri saja pemanfaat jalan ini, ada pegawai negeri, guru dan sebagainya, Tak jarang dari mereka yang terjatuh, luka karena akibat jalan ini,” ucapnya.

Selain itu pula, Solahudin berharap, agar dengan aksi ini mereka (pemkab lebak dan dewan terpilih) bisa mendengar dan melihat.

“Mohonlah kepada pihak kabupaten khusus nya ibu bupati selaku penanggung jawab di kabupaten lebak untuk merespon aksi ini dan segera lakukan pembangunan jalan,” harapnya.

Namun demikian, Solahudin pun tetap menghimbau agar warga yang lakukan aksi tetap di jalur sesuai aturan.

“tidak keluar dari tema tidak arogan dan tidak mengganggu pengguna jalan,” himbaunya.

Terpisah, Aan Juanda, Camat Kecamatan Panggarangan, saat di hubungi melalui komunikasi WhatsApp, mengatakan :

“muhun tadi oge abdi tos dilokasi (Iya tadi juga saya udah di lokasi), insyaallah enjing (besok) bade aya (mau ada) komisi IV DPRD yg membidangi infrastruktur ke kantor Kec. Panggarangan,” jawabnya.

Dari pantauan wartawan, hingga pukul 17:50 WIB (07/10/2019), peserta aksi masih bertahan di tenda dan siap untuk bermalam, warga berbondong bondong memberikan logistik untuk keberlangsungan aksi.

(Ui/Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *