Pasca Rusuh, Aktifitas di Papua Mulai Normal

Lembarberita.co.id, Jayapura – Aktivitas warga di Papua berangsur normal, pasca aksi turun jalan yang diikuti ribuan massa dari berbagai kalangan di Kantor Gubernur Papua, Jalan Soa-Siu Dok II Jayapura, pada Senin (19/8) kemarin.

Di Jayapura, suasana di jalan protokol yang sebelumnya sepi kendaraan, kini mulai ramai. Meski pun kendaraan yang melintas tidak sepadat pada hari-hari kerja seperti biasanya.

Pusat perbelanjaan maupun pertokoan di sekitar Jayapura, kembali dibuka yang sebelumnya memilih tutup saat aksi warga turun ke jalan. Tak sedikit masyarakat berbelanja kebutuhan pokok, maupun sekadar jalan-jalan.

Saat aksi turun ke jalan, pihak pengelola Mall Jayapura, memilih menutup lebih awal yang disinyalir khawatir menjadi sasaran emosi warga yang berdemonstrasi, Senin kemarin.

“Kemarin itu sejarah, biasanya walaupun ada aksi unjuk rasa, Mall Jayapura tetap buka. Namun aksi kemarin, Mall Jayapura tutup,” ujar Reinaldi, salah satu warga Jayapura dengan mimik heran, Selasa (20/8).

Rasa khawatir juga dirasakan karyawati counter ponsel Jayapura Cel yang terletak di samping Markas Polda Papua. Linda sebut saja demikian, terpaksa menutup counter, karena khawatir aksi ribuan warga berujung ricuh.

“Kemarin kita tutup karena takut nanti kacau. Namanya juga situasi seperti ini, kami tidak mau mengambil risiko,” tuturnya saat ditemui di sela-sela kesibukan menjaga counter.

Selain pertokoan, aktivitas pendidikan di sejumlah sekolah di Kota Jayapua, sudah normal. Salah satunya aktivitas pendidikan di Lembaga Pendidikan, Ma’arif NU Papua, di Jalan Percetakan Negara, nomor 126, Kota Jayapura.

Para siswa yang terdiri dari siswa SD Nurul Huda Ma’arif, MI Nuruf Huda Ma’arif, maupun SMP Nurul Huda Ma’arif, beraktivitas biasa di lingkungan sekolah.

Meskipun banyak para orang tua yang memilih memantau aktivitas putra-putrinya secara langsung dari luar sekolah.

Langkah ini disinyalir, karena masih ada kekhawatiran rembesan aksi turun jalan masyarakat Papua, Senin kemarin.

Apalagi informasi situasi kacau di Manokwari, Papua Barat, sempat membuat masyarakat dirundung rasa cemas.

Demikian pula para pedagang jajanan maupun pegadang kuliner pinggiran, sudah berani beraktivitas, dqn mulai dikunjungi warga yang mencari menu makan siang.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal, saat ditemui Selasa (20/8), mengatakan situasi di Papua secara umum aman, aktivitas masyarakat di Kota Jayapura juga telah kembali normal.

Dia mengimbau kepada masyarakat agar tidak terprovokasi dengan isu beredar di luar Papua yang bertujuan mengacaukan ketentraman di Papua.

“Sejauh ini, situasi aman dan kondusif, masyarakat sudah beraktivitas seperti biasa,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolres Jayapura Kota, AKBP Gustav R Urbinas, saat dikonfirmasi melalui Kasubag Humas Polresta, Iptu Jahja Rumra menegaskan, situasi di Kota Jayapura aman dan tentram.

“Tadi sudah konferensi video (vicon) dengan bapak Kapolri Jenderal Tito Karnavian, bersama Kapolda Papua, Irjen Pol Rudolf Albert Rodja. Kami sudah laporkan situasi aman di Jayapura,” tuturnya.

Jahja menyebut, 15 personel dari Satuan Samapta Bhayangkara telah dikerahkan untuk melaksanakan patroli rutin pada titik-titik kosentrasi warga yang berunjuk rasa, Senin kemarin.

“Personel ini, patroli di wilayah-wilayah rawan juga, supaya masyarakat merasa nyaman saat beraktivitas,” kata dia.

Polres Jayapura Kota, kini tengah melakukan pendekatan terhadap tokoh-tokoh masyarakat, agar tidak terhasut dengan isu provokatif yang berkembang di luar Papua.

Sebelumnya, ribuan masyarakat Papua melakukan aksi turun ke jalan untuk memprotes tindakan intimidasi dan rasisme terhadap mahasiswa Papua di Kota Surabaya, Jawa Timur. Aksi massa sempat membuat masyarakat panik.

Sebagian besar masyarakat Papua memilih tidak beraktivitas di jalan, sejak Senin (19/8) pagi. Mereka khawatir menjadi sasaran emosional masyarakat tersebut. Aksi turun ke jalan ini pun menyebabkan aktivitas perekonomian di Jayapura lumpuh. (yusvin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *