Sudah 120.000 Jamaah Indonesia Tinggalkan Tenda Mina

Lembarberita.co.id, Mina – Lebih setengah dari total jumlah jamaah haji Indonesia, telah meninggalkan Mina. Sejak pagi, mereka mulai meninggalkan tenda yang digunakan untuk mabit di Mina menuju pemondokan di Makkah, Rabu (14/8).

Jamaah yang meninggalkan Mina, sudah menyelesaikan prosesi pelontaran jumrah di Jamarat, karena memilih nafar awal. Jamaah yang mengambil nafar awal, tidak mengalami kendala berarti.

Namun, beredar isu hoaks yang menyebutkan kondisi di Mina memburuk akibat banjir besar.

Isu itu langsung ditepis Pimpinan Pondok Pesantren Daarut Tahid, Abdullah Gymnastiar alias Aa Gym, yang saat ini menunaikan ibadah haji di Makkah.

Lewat akun Twitter-nya, Aa Gym menegaskan kabar yang beredar itu adalah berita bohong alias hoaks.

Kabar ini juga, dibantah Menteri Agama (Menag), Lukman Hakim Saifuddin. Dia mengakui, memang hujan terjadi, namun situasi di Mina kondusif dan tetap aman.

Kawasan Mina sempat diguyur hujan lebat serta pemadaman listrik, guna menghindari korsleting, pada Senin (12/8) lalu.

“Alhamdulillah sejak tadi ba’da subuh, dari posko tenda misi haji di Mina, bertolak menuju jamarat, dan sebagian mereka sudah membawa tas kecilnya. Jadi mereka sudah akan menyelesaikan nafar awalnya,” kata Lukman yang juga Amirul Hajj Indonesia di Arab Saudi.

Kasatgas Mina, Akhmad Jauhari menyampaikan, lebih dari 120.000 jamaah haji menyelesaikan nafar awalnya.

“Mulai jam 07.00 waktu arab saudi pagi tadi, jamaah yang telah menyelesaikan nafar awal, mulai diantar ke pemondokan masing-masing, dan berakhir pada pukul 17.00 sore ini,” tutur Jauhari.

Jamaah nafar awal, adalah jamaah yang memilih untuk meninggalkan Mina pada 12 Zulhijjah. Sementara, jemaah Nafar Tsani, bertahan sampai 13 Zulhijjah. Jamaah yang masih berada di Mina pun dipastikan dalam kondisi baik dan aman. (yusvin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *