RSUD Kumuh, Ketua DPD LSM Penjara Pertanyakan Anggaran Pemeliharaan.

Lembarberita.co.id, Pandeglang Banten – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Berkah Pandeglang yang berlokasi di Palurahan, Kaduhejo, Kabupaten Pandeglang terkesan kumuh dan tidak terurus.

Dalam pantauan Lembarberita.co.id kumuhnya RSUD Berkah Pandeglang terlihat dari jalan akses menuju kamar rawat inap pasien yang terlihat kotor dan kumuh.

Selain dari kotor dan kumuh banyak bangunan gedung RSUD Berkah Pandeglang yang perlu perbaikan dengan sangat maksimal, dengan terlihatnya plafon dan pintu kamar pasien yang sudah banyak yang rusak sehingga butuh perbaikan.

Bukan hanya bangunan gedung yang terlihat kumuh dan kotor, akan tetapi banyak juga ruang rawat inap pasien yang tidak ada tirai penutup antara pasien yang satu dengan pasien yang lainya.

Adanya informasi yang dihimpun oleh Media lembarberita.co.id, Epi selaku Ketua DPD LSM Pemantau Kinerja Aparatur Negara (Penjara), angkat bicara, jumat (26/07/2019).

“Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Berkah Pandeglang tidak sepatutnya jika kondisinya kotor dan kumuh seperti itu, soalnya yang saya tau seharusnya Rumah Sakit itu harus bersih dan terawat, agar pasien merasa tenang dan nyaman, sehingga pasien yang dirawat di Rumah Sakit tersebut bisa cepat sembuh, dan hal tersebut sudah diatur didalam UU No. 44 Tahun 2009 Tentang Rumah Sakit,” ungkap Epi.

Epi pun mempertanyakan anggaran pemeliharaan yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kabupaten Pandeglang setiap tahunnya.

“Sekarang gini aja mba, jika keadaan RSUD Berkah Pandeglang seperti itu, yang dimana banyak plafon gedung yang rusak, pintu kamar pasien yang rusak juga, bahkan gorden atau tirai pembatas antara pasien yang satu dengan pasien yang lain tidak ada yang terpasang satupun, maka wajar saja kita mempertanyakan terkait anggaran pemeliharaan Rumah Sakit, soalnya apa yang dipelihara setiap tahunnya jika kondisi bangunanya aja seperti ini,” jelas Epi.

Epi pun berharap pihak Pemerintah Kabupaten Pandeglang segera menindaklanjuti hal ini.

“Saya berharap kepada Bupati Pandeglang agar bisa menindaklanjuti masalah ini, jangan terkesan pembiaran seperti ini, soalnya terkait sarana dan prasarana Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang layak itu sudah diatur didalam Undang-undang,”tegas Epi.

(Wie/Red).

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *