Nunung Terancam 5 Tahun Penjara Gara-gara Sabu

Lembarberita.co.id, Jakarta – Komedian Tri Retno Prayudati atau dikenal Nunung, terancam lima tahun penjara lantaran telah memiliki dan menyalahgunakan narkotika jenis sabu.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono mengatakan, Nunung dijerat Pasal 114 Ayat (2) sub Pasal 122 Ayat (2) Juncto 132 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Pasal yang sama, juga diterapkan pada dua tersangka lainnya, yakni suami Nunung, July Jan Sambiran, dan pengedar narkoa berinisial HM alias TB.

“Ancaman pidana di atas lima tahun,” kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Senin (22/7).

Saat ini, kata Argo, Nunung bersama dua tersangka lain menjalani penahanan untuk 20 hari ke depan. “Dilakukan penahanan untuk dua hari ke depan,” ujarnya.

Sebelumnya, Nunung dan suaminya, July Jan Sambiran, ditangkap Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, karena penyalahgunaan narkotika jenis sabu.

Selain mereka, polisi juga menangkap HM alias TB, yang menjadi kurir serbuk ‘setan’ tersebut.

Polisi menangkap Nunung dan July di rumah mereka di Jalan Tebet Timur III, Jakarta Selatan.

Dari dalm rumah personil Srimulat itu, polisi menyita sabu seberat 0,36 gram, dua klip kecil bekas bungkus sabu, tiga sedotan plastik, satu sedotan plastik sendok sabu, satu buah botol plastik untuk bong, potongan pecahan pipet kaca, sebuah korek api gas dan empat unit ponsel.

Dari hasil pemeriksaan, HM alias TB mendapatkan sabu untuk Nunung dari seseorang berinisial E di Cibinong, Bogor, Jawa Barat. E yang merupakan pemasok sabu ini, masih dalam pengejaran polisi.

Ditambahkan Kasubdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, AKBP Jean Calvin, Nunung, July, dan TB langsung ditetapkan sebagai tersangka di hari pertama penangkapan.

Nunung, kata Calvin, mengakui mulai mengenal narkoba sejak 20 tahun lalu. Sementara July, menggunakan narkoba jenis sabu sejak 24 tahun lalu.

Hal itu diuangkapkan keduanya dalam pembuatan berita acara pemeriksaan (BAP). “Pengakuan tersangka NN itu juga sudah dituangkan dalam BAP,” kata dia.

Calvin menjelaskan, Nunung sudah memesan sabu sebanyak enam kali kepada TB sejak Maret 2019.

TB selalu menyerahkan barang haram itu langsung ke rumah Nunung dengan pembayaran tunai.

Dalam transaksi sabu, Nunung dan TB sepakat jika ada orang lain yang bertanya, keduanya harus mengaku TB mengantar perhiasan.

“Jadi, seolah-olah ada jual beli perhiasan di situ dan itu pun diakui oleh keduanya,” kata Calvin.

Pada saat penangkapan, awalnya pelaku TB juga mengakui, bahwa dirinya menyerahkan perhiasan hasil pesanan Nunung. Namun, setelah melakukan interogasi, mereka tidak bisa menyangkal lagi.

Calvin juga mengungkapkan, Nunung selalu mengajak suaminya untuk menemani menggunakan narkoba. Meskipun sang suami sudah berusaha mengimbau agar berhenti, Nunung tidak mengindahkan.

“JJ sudah beberapa kali juga menyampaikan kepada NN agar tidak menggunakan narkoba lagi. Tetapi, kerap kali penyampaian JJ itu tidak diindahkan tersangka NN,” kata dia.

Nunung diketahui menggunakan sabu pada pagi hari sebelum memulai aktivitasnya. Calvin menyebut, tujuannya agar menambah stamina saat bekerja.

“Sejauh ini saya dapati, itu digunakan untuk stamina dan kemauan dia sendiri,” kata Calvin.

Atas perbuatannya, Nunung menyampaikan terimakasih kepada polisi, karena telah menangkap dirinya dalam kasus penyalahgunaan narkoba jenis sabu.

Nunung menganggap langkah kepolisian melakukan penangkapan itu, bisa menjadi awal bagi dirinya untul berhenti mengonsumsi sabu.

“Kepada bapak polisi, saya berterima kasih bahwasanya saya terselamatkan atas kejadian ini. Kalau tidak ada kejadian ini, sampai kapan saya bisa berhenti mengkonsumsi sabu, saya tidak mengerti,” kata Nunung sambil terisak dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Senin (22/7).

Selain itu, Nunung juga menyampaikan permintaan maaf kepada semua pihak atas tindakannya ini.

Ia mengaku tindakannya ini adalah tindakan yang mengecewakan dan merupakan pelanggaran hukum. (yusvin/net)

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *