Mbah Rono : Jangan Takut Gempa dan Tsunami 20 Meter

Lembarberita.co.id, Yogyakarta – Mbah Rono (Surono)mantan Kepala PVMBG, memberi pencerahan soal viralnya rilis potensi gempa besar magnitudo 8,8 dan timbulnya tsunami dengan ketinggian gelombang 20 meter, di selatan Jawa, yang dikeluarkan oleh BPPT.

Mbah Rono ketika dihubungi mengatakan, berita tersebut telah membuat banyak warga galau.

Mbah Rono menyatakan, Pantai Selatan Pulau Jawa – Bali – Nusa Tenggara memang berpotensi tsunami.

“Tetapi kapan terjadi dan seberapa besar magnitudanya, tidak ada iptek (ilmu pengetahuan dan teknologi) yang bisa meramalkan,” katanya Minggu (21/7).

Seberapa besar tsunami yang akan terjadi, dan yang pernah terjadi,dan kapan akan terjadi lagi (periodenya kira-kira berapa ratus atau ribu tahun) bisa diteliti.

Mbah Rono menyarankan, hasil penelitian kemudian diskusikan dengan Pemda (Pemerintah Daerah) terkait, lalu nanti Pemda bikin aturan jalur hijau (tidak ayak huni/hunian terbatas). Lengkap dengan aturan untuk wisata pantai, ada pengawas pantai, ada rambu dll.

“Yang penting diketahui potensinya, Pemda bikin rambu-rambunya, masyarakat dididik untuk sadar ancaman bahaya tsunami dan dididik tau cara antisipasinya. Toh tsunami tdk bisa dicegah, ada sejak kita belum ada, tidak bisa diramal, ya kita waspada saja, tapi tidak panik, tidak menggosip yang nggak-nggak, atau hoax,” katanya.

Mbah Rono menambahkan, masyarakat tidak perlu resah dengan berita tersebut dan tidak perlu ketakutan luar biasa.

“Sudahlah, lakukan aktivitas seperti biasa, dari dulu potensi tsunami Selatan Jawa sudah ada, toh nenek moyang kita tidak ketakutan sampai ‘mati ngadeg’,” ujarnya.

Alam menciptakan kodratnya, manusia harus menyesuaikan kodrat alam, bukan melawan, karena manusia bagian dari alam. Salam, Mbah Rono. (yusvin/net)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *