KPK OTT di BPKD Pematangsiatar

Lembarberita.co.id, Medan – Polda Sumut mengamankan 19 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di kantor Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Kota Pematangsiantar. Mereka langsung dibawa ke Mapolda Sumut untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Tatan Dirsan Atmaja mengatakan, OTT terkait pungli atas pemotongan uang intensif pegawai BPKD. Tiga orang diduga terlibat dalam kasus itu.

Dalam operasi tangkap tangan (OTT) di kantor Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Kota Pematang Siantar, Sumatera Utara itu, tiga orang diamankan karena diduga melakukan pungutan liar (pungli).

Dikatakan, tiga orang tersebut adalah Tangi MD Lumban Tobing, tenaga harian lepas BPKD Kota Pematang Siantar; Lidia Ningsih, staf Bidang Pendapatan BPKD Kota Pematangsiantar; dan Erni Zendrato, Bendahara Pengeluaran BPKD Kota Pematangsiantar.

Ketiganya diamankan tim dari Unit 4 Subdit III Tipidkor Ditreskrimsus Polda Sumut yang melakukan OTT di kantor BPKD Pematang Siantar, di Jalan Merdeka 8, Pematangsiantar. Adapun operasi itu, berlangsung sekitar pukul 16.30 Wib.

Ditegaskan Tatan, OTT ini didasarkan pada Laporan Informasi Nomor R/246/VII/2019 tanggal 10 Juli 2019, yang dilanjutkan dengan penyelidikan.

Menurutnya, laporan itu menyebut ada pungli berupa pemotongan intensif pemungutan pajak daerah pegawai BPKD Pematang Siantar sebesar 15 persen. Pungutan itu dari uang yang diterima pegawai BPKD Triwulan II Tahun 2019.

“Dari OTT yang kita lakukan, tim mengamankan uang tunai senilai Rp 186 juta. Selain barang bukti uang, kita juga mengamankan 16 orang yang masih berstatus saksi,”terang Tatan, Kamis (11/7).

Tatan menambahkan, saat ini tiga terduga pelaku berikut barang bukti dan saksi, diboyong ke Mapolda Sumut untuk pemeriksaan lebih lanjut. (yusvin/net)

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *