Sutopo Purwo Nugroho Meninggal Dunia

Lembarberita.co.id, Jakarta – Innalilahi wainna ilahiroji’un. Semua yang bernyawa hanyalah titipan dari Allah Yang Maha Kuasa. Kabar duka menyelimuti Tanah Air. Indonesia kehilangan salah satu putra terbaiknya.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas (Pusdatinmas) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho meninggal dunia di Guangzhou, China, Minggu (7/7) dinihari, pukul 02.20 waktu setempat atau 01.20 WIB.

“Telah meninggal dunia Bapak @Sutopo_PN , Minggu, 07 July 2019, sekitar pukul 02.00 waktu Guangzhou/pukul 01.00 WIB. Mohon doanya untuk beliau,” tulis Direktorat PRB melalui akun twitter.

Jenazah almarhum Sutopo Purwo Nugroho dari Guangzhou, China, rencananya akan tiba di bandara Soetta pada Minggu (7/7) malam ini, pukul 20.30 WIB, lalu dibawa disemayamkan di rumah duka di Perumahan Raffles Hills, Kelurahan Harhamukti, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat.

“Setalah tiba dan disemayamkan di Raffles Hils, keesokan harinya, Senin pagi dibawa ke Boyolali, Jawa Tengah untuk dimakamkan,” demikian pesan tertulis dari Humas BNPB Rita Rosita, Minggu (7/7) siang.

Hal itu juga ditegaskan oleh Kepala Biro Bagian Umum BNPB, Satrio Nurhadi Wibowo yang menyebut, pihaknya sudah menyiapkan mobil ambulans khusus di Bandara Soekarno Hatta untuk menjemput jenazah Sutopo Purwo Nugroho setibanya di Tanah Air nanti.

“Informasi terakhir dari Guangzhou, China akan tiba sore ini. Dari BNPB sudah menyediakan ambulans di bandara dan diarahkan ke rumah almarhum,”ujar Satrio Nurhadi Wibowo menambahkan

Sementara Putra Sutopo, Muhammad Ivanka Rizaldy mengabarkan, kepulangan ayahnya di akun Instagramnya. Dia juga mengunggah foto dirinya bersama sang ayah.

“Malam ini telah berpulang ke Rahmatullah seorang pahlawan dan ayahanda tercinta saya, Sutopo Purwo Nugroho saat menjalani pengobatan di Guangzhou, Cina,” tulis Ivanka.

“Bagi semua sahabat dan keluarga mohon sebesar-besarnya untuk memaafkan semua kesalahan Pak Sutopo, sengaja maupun tidak sengaja. Mari mendoakan almarhum Pak Sutopo agar selalu diterima disisi Nya, dan diterima amal ibadahnya. Aamiin.”

“Terima kasih atas semua yang kau berikan Pah, aku kan selalu mendoakan mu,” tulis Ivanka.

Sutopo sudah didiagnosis mengidap kanker paru-paru di sekitar awal Desember 2017. Di tengah sakit keras yang dialaminya, Sutopo tanpa kenal lelah mengabarkan segala informasi terkait kebencanaan di Tanah Air dengan sangat rinci.

Banyak pihak prihatin sekaligus terharu dengan kondisi Sutopo dan ketegarannya melawan penyakit kanker.

Sebagai bentuk dukungan pada pria kelahiran Boyolali tersebut, hari ini, Minggu (16/6), hastag #DoaBuatSutopo menjadi trending topic di media sosial Twitter. Sampai pukul 15.30 Wib, sebanyak 10.700 akun memakai hastag #DoaBuatSutopo.

Kemunculan hastag ini bermula dari unggahan Sutopo pada akun Instagramnya @sutopopurwo. Pada unggahannya 15 Juni kemarin, Sutopo menceritakan akan terbang ke Guangzhou untuk mengobati sakit kankernya.

Dengan suaranya yang terdengar pelan, Sutopo memohon doa untuk kesembuhan.
“Hari ini saya ke Guangzhou untuk berobat dari kanker paru yang telah menyebar di banyak tulang dan organ tubuh lain. Kondisinya sangat menyakitkan sekali.

Saya mohon doa restu kepada semua netizen dan lain-lain. Jika ada kesalahan mohon dimaafkan. Sekaligus saya dimaafkan atas kesalahan dan dosa.

Saya di Guangzhou selama 1 bulan. Maaf jika tidak bisa menyampaikan info bencana dengan cepat. Mohon maaf ya.”

Sementara itu, sejumlah persiapan sudah dilakukan pihak keluarga Sutopo Purwo Nugroho. Baik di kediaman pribadinya di Perumahan Raffles Hills, Cimanggis Depok, maupun di kampung halamannya di Desa Surodadi RT 07 RW 09, Kecamatan Siswodipuran, Boyolali, Jawa Tengah.

Di Boyolali, pihak keluarga bersama warga sekitar sudah melakukan sejumlah persiapan penyambutan hingga pemakaman jenazah.

Bahkan sejak Minggu pagi, dikediaman orang tua almarhum Sutopo, Boyolali, sejumlah pelayat dan juga para tetangga mulai berdatangan.

Adik ipar almarhum, Ahmad Jatmiko (50) mengatakan, yang ada di rumah hanyalah dirinya. Sementara, kedua orang tua Sutopo yakni Suharsono (75), Sri Rusmandari (65) sudah bertolak ke Jakarta Minggu pagi tadi.

“Istri saya yang juga adik almarhum Rini Satiti Wulandari (45) juga ikut mendampingi kedua orang tuanya. Lalu istri Sutopo, Retno Utami Yulianingsih terus mendampingi almarhum sejak pengobatan di China,” ujar Jatmiko kepada Suara.com.

Menurut Jatmiko, selain para tetangga, sejumlah pejabat di lingkup Pemkab Boyolali juga sudah melayat. Termasuk adalah dari BPBD Kabupaten Klaten.

“Kalau yang dari Jakarta saya belum tahu siapa yang datang. Kalau tadi baru dari pejabat lingkup Pemkab Boyolali,” katanya. (yusvin/net)

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *