Operasi Mantap Brapa Siap Amankan Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden

Lembarberita.co.id, Jakarta – Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri, Irjen Pol Mohammad Iqbal menyatakan, pihaknya sangat siap untuk mengamankan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Joko Widodo-Maruf Amin.

Dia mengatakan, pada pengamanan proses pelantikan Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024 yang dijadwalkan pada 20 Oktober mendatang, pihaknya menggunakan sandi Operasi Mantap Brata dalam pengamanan tersebut.

Insya Allah enggak ada apa-apa, tapi tetap kita antisipasi segala hal,”ujar Iqbal usai menghadiri acara puncak perayaan HUT Bhayangka ke-73 di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Minggu (7/7).

Iqbal berharap, seluruh elemen masyarakat juga dapat bekerja sama untuk turut mengamankan proses pelantikan. Terutama pers juga, kami mengharapkan kerja samanya, sehingga puncak dari pada pesta demokrasi ini selesai dengan baik, ucap dia.

Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen M. Iqbal mengatakan operasi Mantap Brata, diketahui merupakan operasi pengamanan yang digelar Polri selama proses Pemilu 2019.

“Itu adalah bagian terakhir dari Operasi Mantap Brata, kami sangat siap mengamankan,” kata Iqbal.

Meski begitu, dikatakan Iqbal, kepolisian tetap mengantisipasi segala hal guna menjaga situasi keamanan tetap kondusif. Ia berharap tak ada peristiwa yang bisa mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Tapi tetap kami antisipasi segala hal, seluruh elemen masyarakat terutama pers, kami juga harapkan kerja samanya, sehingga puncak pesta demokrasi ini selesai dengan baik,” tuturnya.

Lebih lanjut, untuk jumlah personel, Iqbal masih belum bisa memastikan karena masih dalam proses pembahasan. “Nanti kami prediksi jumlah personelnya,” ucapnya.

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) resmi menetapkan Joko Widodo-Ma’ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden terpilih di Pilpres 2019. Penetapan dilakukan melalui rapat pleno terbuka di kantor KPU Jakarta pada 30 Juni lalu.

“Memutuskan, menetapkan keputusan Komisi Pemilihan Umum tentang penetapan pasangan calon presiden dan wakil presiden terpilih dalam Pemilu tahun 2019. Menetapkan pasangan calon presiden dan waki presiden terpilih dalam Pilpres 2019 nomor urut 01 sdr Ir H Joko Widodo dan sdr Prof Dr KH Ma’ruf Amin,” kata Ketua KPU Arief Budiman di kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat.

Penetapan ini dibuat setelah MK memutuskan menolak permohonan pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga dalam sengketa perselisihan hasil pemilihan umum. (yusvin/net)

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *