Panglima TNI Dan Wakapolri Safari Ramadhan mengunjungi Banten

Lembarberita.co.id, Serang – Panglima TNI Marsekal Hadi Thajanto, SIP, Dan Wakapolri Komjen Pol Drs. Ari Dono Sukmanto, S.H. memasuki Markas Polda Banten langsung disambut oleh Kapolda Banten Jenderal Polisi Drs. Tomsi Tohir. M.Si. Sabtu (18/05/2019).

Panglima TNI Dan Waka polri juga menerima sorban dari Ulama senior Banten KH. Abuya Muhtadi Sebagai tanda doa dari para ulama Dan sesepuh Banten, berharap panglima TNI Dan Waka polri beserta rombongan selalu dalam lindungan Dan Ridho Allah SWT.

Panglima TNI Dan Wakapolri juga menerima persembahan tradisi penyambutan rampag bedug kolaborasi TNI Dan Polri yang merupakan bentuk Sinergitas TNI-Polri dalam bidang kebudayaan.

Tampak hadir dalam acara itu sejumlah Ulama Dan Para Pejabat TNI-Polri serta Forkopimda, antara lain Habib Alwi, Habib Said Aqil Sirog, KH. Abuya Muhtadi, Kakanwil Kemenag Provinsi Banten DR.KH. A. Bazaari Syam,M.Pd.I, Ketua MUI provinsi Banten KH. Romli, Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumi, Dan para Pejabat Utama Polda Banten serta pejabat utama dari jajaran TNI wilayah Banten.

Kegiatan diisi dengan sambutan dari Kapolda Banten dan Waka polri serta dilanjutkan pemberian santunan tali asih kepada anak yatim piatu.

Dalam sambutannya Kapolda Banten Irjen Pol Tomsi Tohir menuturkan, pasca pelaksanaan Pemilu 2019, situasi keamanan dan ketertiban di provinsi Banten masih aman dan kondusif.

“Mohon izin Pak Panglima dan Wakapolri saya melaporkan bahwa situasi Kamtibmas di Banten saat ini aman, tertib dan terkendali, mohon doa situasi ini dapat seterusnya seperti itu,” katanya.

Dia menambahkan, kegiatan safari Ramadan bersama ini merupakan bentuk soliditas dan solidaritas TNI-Polri bersama ulama.

Dalam kegiatan yang sama melalui sambutannya Wakapolri menyampaikan bahwa Indonesia merupakan negara yang penuh dengan keragaman akan perbedaan adat, suku, bahasa dan budaya yang rawan menjadi retak jika tidak bisa memadukan keragaman tersebut.

“Karena itu kesadaran tentang Indonesia sebagai negara yang kaya dengan ragam suku, bahasa, etnis budaya dan golongan harus kembali digelorakan,” katanya.

Dikatakan oleh Wakapolri, persatuan dan kesatuan merupakan hal yang penting Dan utama dalam memajukan Dan mensejahterkan bangsa.

“Satu hal yang juga harus kita sadari bahwa nikmat terbesar yang telah kita terima sebagai bangsa Indonesia adalah nikmat kemerdekaan yang sudah kita rasakan selama hampir 74 tahun,” ujarnya.

Sejak merdeka 74 tahun lalu,kata Ari Dono, bangsa Indonesia bisa hidup berdampingan bahagia menikmati cita rasa yang ada di Indonesia.

“Hal itu patut kita syukuri bersama dengan terus menjaga dan mengisi kemerdekaan ini untuk kemajuan dan kesejahteraan bangsa, karena itu kegiatan safari ramadhan ini bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan,” ucapnya.

Ditegaskan Wakapolri, pada pemungutan suara pemilu 2019 yang telah berlalu namun ada riak-riak yang berpotensi memecah belah. Untuk itu persatuan dan kesatuan harus dipupuk kembali.

“Sehingga apa yang sudah berlalu kemarin, kalau mungkin ada perbedaan mari kita tinggalkan untuk bersama bersatu memupuk persatuan dan kesatuan NKRI,” Tutupnya (Dewi/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *