Kantor Hukum Agus Rubhan Tabriwindarta & Partners Dampingi Warga Desa Cipadang

Lembarberita.co.id, Lebak Banten – Warga Desa Cipadang Kecamatan Cileles Kabupaten Lebak, gandeng pengacara dalam perlindungan hukum terkait ploting tanah yang terkena pembangunan jalan tol serang – panimbang, warga merasa dirugikan oleh pihak – pihak yang terlibat dalam pembebasan lahan, pasalnya menurut informasi pada saat pengukuran, pemilik lahan tidak dilibatkan, sehingga pemilik lahan tidak mengetahui berapa jumlah luas tanah yang terbebaskan, sehingga mereka tidak mengetahui berapa nilai ganti rugi yang akan mereka terima.

Seperti yang di ungkapkan Andi Hadi, SH di kantornya, di jalan siliwangi, warga desa cipadang memohon perlindungan hukum ke pihak kami, klien kami merasa tidak di ajak melakukan pengukukuran di tanah mereka, sehingga muncul luas tanah yang akan di ganti rugi, namun karena saat pengukuran tidak melibatkan pemilik tanah, di indikasi adanya tumpang tindih, dan pengurangan luas tanah, dan pengurangan besaran nilai ganti rugi, oleh karenanya kami menduga kuat ada oknum yang ingin memperkaya diri sendiri dan kelompoknya, dengan cara memanipulasi data ungkapnya.

Sementara lanjut Andi, kita mengetahui Presiden RI Joko Widodo sering mengatakan untuk pembebasan lahan, bukan lagi ganti rugi tetapi ganti untung, kemudian kalau terjadi seperti ini di desa cipadang bagaimana langkah pihak – pihak yang terlibat dalam pembangunan jalan tol tersebut.

” Untuk itu kami selaku kuasa hukum yang di kuasakan oleh klien kami, akan gugat panita, sampai ada kejelasan terkait pembebasan lahan milik para klien kami di desa Cipadang Kecamatan Cileles Kabupaten Lebak Banten, kami pada prinsipnya tidak menghambat dan menghalangi dalam pembangunan jalan tol serang – panimbang, tetapi jangan ada pihak yang di rugikan, apalagi yang di rugikan masyarakat kecil, pungkasnya. (Dang)

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *