Lurah Deringo Kecewa PPTK Kelurahaan Tidak Jujur dan Trasparan.

Lembarberita.co.id, Cilegon – Adanya indikasi penyelewengan anggaran pembelian lampu taman diperkuat dengan tindakan yang tidak bertanggung jawabnya yang dilakukan oleh Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Kelurahaan Dringo Kecamatan Citangkil Kota Cilegon.

Sesuai yang diungkap Habudin selaku Lurah Deringo kepada wartawati lembarberita.co.id melalui telfon selulernya menyampaikan kekecewaannya terhadap Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) yang sampai saat ini belum juga bisa ditemui dan dimintai penjelasannyanya. (Jumat, 08/03/2019)

“Sekarang gini aja mba, seklur bilang lampu taman ada dilemari yang ada diruang kerjanya, tetapi tidak pernah ditunjukin lampu itu, kalau ada kenapa tidak langsung dipasang, udah satu tahun lebih belum juga terpasang, dan jika uangnya sudah habis terpakai utuk hal yang lain kan seklur bisa ngomong ke saya, biar kita bisa cari solusi yang lain, entah mau kredit tah yang pentingkan fisiknya ada dulu,” jelas Habudin.

Baca 👉https://www.lembarberita.co.id/2019/03/05/oknum-kelurahaan-deringo-kota-cilegon-diindikasi-selewengkan-anggaran-perlengkapan-taman/

Saat wartawati lembar berita.co.id mempertanyakan adanya indikasi penyelewengan anggaran perlengkapan taman Lurah Deringo enggan berkomentar.

“Waduh untuk masalah itu saya mah ga tau mba, saya mah hanya ingin lampunya dan barang-barang yang lain segera terpasang biar tambah repot entarnya,”jelas Habudin.

Sementara itu Joko Purwanto selaku Camat Citangkil menanggapi hal ini mrnyampaikan untuk pembelian barang yang menggunakan APBD Kota Cilego harus terpasang yang sesuai dengan pengajuan. (08/03/2019)

“Semua barang yang dibeli oleh anggaran APBD Kota Cilegon itu harus ada, karena itu bagian dari Aset Daerah, dan jika barang yang sudah diajukan dan diangarkan tidak ada fisikn barangnya maka itu sudah menjadi tanggung jawab pihak Inspektorat, karna pihak Inspektoratlah yang berkewenangan untuk memeriksa,” ungkap Joko

Joko pun menambahkan bahwa dirinya sudah seringkali mengingatkan pihak lelurahaan untuk segera memang perlengkapan taman yang sudah dianggarkan untuk pembelian barang-barang tersebut.

“Saya sudah berkali-kali mba bilang ke pak lurah untuk segera dipasang, tetapi sampai saat ini buktinya belum juga dipasang-pasang, ga tau apa masalahnya, jadi untuk hal ini kita serahkan kepada team pemeriksa yaitu inspektorat biar ketauan apa sebab akibat dari masalah ini mba,” jelas Joko. (Lidya)

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *