Sebanyak 14.495 Pengendara Ditilang Pada Operasi Zebra Kalimaya 2018 di Wilayah Polda Banten

Serang- Kepolisan Daerah (Polda) Banten mencatat ada 14.495 pengendara terbukti melanggar lalu lintas selama Operasi Zebra Kalimaya  2018 sejak 30 Oktober-12 November 2018.. Sebanyak 12.224 pengendara roda dua terbukti melanggar, sedangkan sisanya ada 2,271 pengemudi roda empat atau lebih.

Data Penindakan Pelanggaran Lalu Lintas yang dilaksanakan oleh Polda Banten dan Polres jajaran sbb:

–           Ditlantas 1.344 Tilang,

–           Polres Serang 1.474 Tilang,

–           Polres Pandeglang 1.041 Tilang,

–           Polres Lebak 2.757,

–           Polres Cilegon 1.729 Tilang,

–           Polresta Tangerang 4.300 Tilang dan

–           Polres Serang Kota 1.850 Tilang.

Dari Hasil Analisa dan Evaluasi Pelaksanaan Ops Zebra Kalimaya 2018 yang dimulai dari tanggal  30 Oktober hingga 12 November 2018 bahwa  Data pelanggaran tersebut turun -20 %  persen atau 3.705 kasus pelanggaran dibandingkan tahun 2017.

Sedangkan untuk perbandingan data laka lantas selama Ops Zebra Kalimaya 2017 dengan 2018, mengalami penurunan -21%. Di tahun 2017 ada 29  laka lantas, sedangkan di tahun 2018 ada 23 laka lantas.

Hingga hari terakhir  Operasi Zebra kalimaya 2018, Pengendara sepeda motor masih mendominasi pelaku utama dalam pelanggaran lalu lintas. Hal itu berdasarkan hasil analisa dan  evaluasi Pelaksanaan Ops Zebra Kalimaya 2018, yang digelar oleh Polda Banten dan Polres jajaran. Berdasarkan data Pengguna motor masih dominan, jumlahnya  12,224 Tilang, disusul oleh Mobil Penumpang 1.430, Mobil Barang 733, Mobil Bus 86 Tilang,   dan Kendaraan Khusus sebanyak 22 Tilang.

“Untuk data Profesi pelanggar Lalu Lintas  kebanyakan karyawan dan pekerja swasta, sebanyak 10.128 orang, Mahasiswa/Pelajar 2.434 orang, pengemudi 942, PNS 776 orang, Polri 2 orang dan TNI 2 Orang” ujar Kabidhumas Polda Banten, AKBP Whisnu Caraka, S.IK. Senin (12/11/2018)

Adapun  jenis pelanggaran lalu lintas kendaraan R2 yang paling banyak terjadi yaitu penggunaan Helm sebanyak 3,594 pelanggar,  melawan arus sebanyak 881 pelanggar, Penggunaan HP saat berkendara 27 pelanggar, Berkendara di bawah umur 31 pelanggar, lain-lain sebanyak 7.691 Pelanggar. dan untuk pelanggaran lalu lintas kendaraan R4 penggunaan safety belt sebanyak 850 tilang, Melawan Arus 54 tilang, Melebihi batas kecepatan 45 Tilang, dan lain-lain 1,322 Tilang.

Data laka lantas selama ops zebra kalimaya 2018 telah terjadi laka lantas sebanyak 23 kejadian, korban Meninggal Dunia  sebanyak 8 orang,  luka berat 8 orang dan luka Ringan 15 orang, kerugia materil Rp. 105.500.000,-

Jenis Kendaraan yang terlibat kecelakaan selama ops Zebra didominasi oleh pengendara Sepeda Motor sebanyak 23 kendaraan, Mobil Penumpang 8 kendaraan, Mobil Barang 4 dan Mobil Khusus 2 kendaraan. [red/hum/Tribrata]

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *