Ada Anak di Bawah Umur yang Bekerja di Tempat Hiburan Cilegon

Lembarberita.co.id, Cilegon – Seharusnya anak di bawah umur itu masih mendapatkan bimbingan dari orang tua, bukan disuruh untuk bekerja, apalagi bekerja di tempat hiburan malam, itu sangatlah mengkhawatirkan.

Informasi yang didapat dari salah satu sumber yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan, bahwa setiap malam banyak perempuan di bawah umur yang bekerja di fasilitas karaoke salah satu hotel di Kota Cilegon, tepatnya di wilayah jalur Cilegon – Merak.

“Coba check mba, di sana banyak anak perempuan bekerja sebagai pemandu lagu, yang bekerja di bawah umur, saya juga dapat photonya, ada yang siang ada yang malamnya juga,” Kata Sumber tersebut kepada wartawati Lembarberita.co.id, Selasa (9/10) siang.

Menanggapi pemberitaan tersebut, Lembarberita.co.id mencoba untuk mengecek kebenarannya, kepada salah satu pengelola hotel jalur Cilegon – Merak.

Saat ditanya mengenai informasi tersebut melalui pesan singkat Whatsapp, pengelola hotel mengaku tidak mempunyai karyawan atau pemandu lagu yang berusia dibawah 18 tahun. “Gak ada lah, cek saja, ada gak dibawah umur,” katanya dalam pesan pesan singkat whatsapp.

Menurut pasal 68 Undang – undang No 13 tahun 2003, tentang ketenagakerjaan menegaskan bahwa pengusaha dilarang memperkejakan anak dibawah umur, yang berdasarkan ketentuan adalah anak yang usianya dibawah 18 tahun.

Ancaman bagi pengusaha dan atau perusahaan yang masih memperkerjakan anak di bawah usia 18 tahun, adalah pidana penjara paling singkat satu tahun dan paling lama empat tahun, dan atau denda paling sedikit Rp. 100 juta dan paling banyak Rp. 400 juta. (Team-Red)

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *