Pemkot Cilegon Terus Tingkatkan Pelayanan Posyandu

Cilegon | Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Cilegon mengadakan kegiatan pertemuan kelompok kerja operasional (POKJANAL) posyandu acara ini dalam rangka sosialisasi pelayanan masyarakat guna memberikan kemudahan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, kegiatan ini diadakan di aula setda II Kota Cilegon, Senin (27/08).

Plt. Walikota Cilegon Edi Ariadi dalam sambutannya mengatakan, kegiatan posyandu perlu dihimpun dengan baik agar dapat berperan aktif dalam pelaksanaan pemberdayaan masyarakat. “dalam rangka revitalisasi posyandu perlu dihimpun dengan baik agar pelayanan kesehatan masyarakat dapat meningkat sehingga kesejahteraan masyarakat dapat terjamin dan dapat berperan aktif meningkatkan kinerja posyandu,”ungkapnya.

Edi juga berpesan agar posyandu dan masyarakat ada sinkronisasi program lintas sektor sebagai pembina baik tingkat Kota sampai dengan tingkat Kelurahan. “untuk membangun sumber daya manusia di masa depan yang berkualitas perlu adanya pendukung dari tataran pokjanal sampai pada tingkat implementasi di masyarakat yang dilaksanakan oleh kader posyandu agar mampu menjangkau pelayanan kesehatan masyarakat,” terangnya.

Selain itu, Edi juga berharap para kader posyandu untuk terus meningkatkan keberdayaan dan kemandirian posyandu dan saling membantu para petugas kesehatan agar dapat memberikan pelayanan dengan cepat, tepat, dan baik. “Saya harap agar posyandu dapat memberikan pelayanan yang cepat dan tepat para kader juga dapat memberikan pemahaman kesehatan kepada masyarakat Kota Cilegon supaya pelayanan kesehatan dasar dapat menunjang percepatan penurunan angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB),”harapnya.

Sementara itu, kepala bidang Pengendalian Penduduk, Penyuluhan dan Penggerakan DP3AKB Kota Cilegon Bahaudin yang sekaligus sebagai ketua pelaksana dalam sambutannya mengatakan saat ini masyarakat memerlukan pelayanan kesehatan, hidup sehat dan juga mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang optimal, maka perlu adanya optimalisasi terhadap pelayanan kesehatan di posyandu. “Saat ini persentase posyandu di Kota Cilegon masih dibawah 70% oleh karena itu, perlu adanya pembinaan terhadap kader posyandu untuk menciptakan pelayanan kesehatan bagi masyarakat sehingga tujuan dari adanya kegiatan ini untuk meningkatkan kapasitas pelayanan masyarakat di posyandu oleh kader posyandu dapat terlaksana dengan baik,” ujarnya. (Lidya)

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *