Kepala Stasiun Geofisika Kelas 1 Tangerang Himbau Masyarakat Untuk Ikut Memelihara Alat Sirine Tsunami

Lembarberita.co.id, Serang – Stasiun Geofisika Kelas 1 Tangerang melakukan MOU dengan BPBD Provinsi Banten, soal kebencanaan, di Kantor BPBD Provinsi Serang, Banten, Kamis (26/7).

Kepala Statsiun Geofisika Kelas 1 Tangerang Teguh Rahayu mengatakan kerja sama ini dilakukan untuk saling melengkapi apabila ada darurat bencana, selain itu mengecek aktivitas alat pengendali sirine tsunami, aktivasi sirine tersebut dilakukan secara rutin setiap tanggal 26 setiap bulannya pukul 10.00 WIB, itu dilakukan serentak di Indonesia.

“Kebetulan ketiga sirine kami di wilayah Banten ini kondisinya aktif, betapa pentingnya sirine untuk evakuasi Masyarakat tentang tidak adanya tsunami, makanya kami menghimbau masyarakat untuk ikut memelihara dan merawat alat tersebut,” tuturnya.

Menurutnya, sirine tersebut akan bunyi jika ada gempa berpotensi tsunami, gempa tanpa ada potensi tsunami tidak akan menyala dan alat ini tidak ada hubungannya antara gelombang tinggi. Letaknya sirine di pesisir karena wilayah pesisir paling berpotensi tsunami, dan untuk wilayah Panimbang, Labuan serta Pasauran kondisi sedang aktif.
Sekitar sampai 15 km dari pesisir pantai.

“Di selatan belum ada sirine, seharusnya ini perlu kami bicarakan, dengan BPBD dan Pemkab tentunya, ” terangnya. (Siti Masunah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *