KPU Lebak Tetapkan DPSHP Pemilu 2019

Lembarberita.co.id, Lebak – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lebak menggelar rapat pleno terbuka rekapitulasi dan penetapan Daftar Pemilihan Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP) tingkat Kabupaten Lebak yang berlanglsung di aula Hotel Mutiara Lebak, Minggu (22/07/2018). Jumlah Daftar Pemilih Sementara Hasil Perbaikan (DPSHP) Pemilu 2019 sebanyak 942.509.

Ketua KPU Lebak, Ahmad Saparudin mengatakan, untuk menghasilkan daftar pemilih tetap yang sempurna dan agar tidak terjerat pidana maka haruslah benar dalam menyajikan data yang real berdasarkan hasil di lapangan.

“Agar tidak terjerat pidana, penyajian data pemilih haruslah berdasar data real di lapangan dan ini jadi kewajiban kita semua sehingga menghasilkan daftar pemilih tetap yang sempurna,” jelasnya.

Diungkapkan Saprudin, apabila Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) terbukti di sengaja adanya pengurangan atau penambahan dari jumlah daftar sementara hasil perbaikan yang sudah di tetapkan, itu akan terancam sanksi yang tertuang dalam Undang-Undang Pemilu dengan ancaman pidana kurungan penjara selama 3 tahun.

”Jika menambah atau mengurangi data pemilih pada Pemilu 2019 terkena ancaman pidana kurungan 3 tahun,” ungkapnya.

Masih katanya, apabila Panitia Pemungutan Suara (PPS) tidak memperbaiki Daftar Pemilih Sementara (DPS) setelah mendapat masukan dari masyarakat ,maka terancam dipidana penjara 6 bulan dan denda sebesar Rp 6 juta.

“Ancaman pidana tertuang dalam Undang-undang Pemilu termasuk setiap anggota PPS tidak memperbaiki DPS setelah mendapat masukan dari masyarakat maka dipidana penjara 6 bulan dan denda Rp 6 juta,” terangnya.

Ditempat yang sama, Komisioner KPU Lebak, Apipi Albantani mengatakan, jumlah DPSHP Pemilu 2019 sebanyak 942.509 pemilih yang ada dalam DPSHP itu terdiri dari laki-laki 481.278 dan perempuan 461.231. Jmlah DPSHP tersebut, tersebar di 3.971 TPS dari 28 kecamatan. “Jumlah ini belum final dan masih bisa berubah. Perubahannya itu bisa penambahan atau pengurangan seiring dengan rekomendasi Panwaslu dan masukan dari masyarakat,” tuturnya.

Masih kata Apipi, pada saat penetapan DPS, KPU Lebak menetapkan sebanyak 3.960 TPS, namun berdasarkan Panwaslu TPS tersebut bertambah menjadi 3.971 TPS. “Penambahan tersebut terjadi di beberapa wilayah mengingatkan letak geografis wilayah Lebak yang sulit di jangkau pemilih,” sebutnya. (UI)

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *