Ini Kata Kapolda Banten Terkait Bocornya Pipa Gas Bawah Laut di Perairan Bojonegara

Lembarberita.co.id, Cilegon – Matinya salah satu turbin Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Cilegon. Akibat bocornya pipa gas bawah laut milik PT CNOOC, di perairan Bojonegara, Serang, Banten pada hari Senin (9/7).

Kapolda Banten Brigjen Listyo Sigit Prabowo mengatakan masalah kebocoran gas semenjak hari pertama setelah kejadian, maka dari itu pihak Pol. Air yang tergabung dalam Krimsus SOP melakukan langkah – langkah upaya kapal dilarang melintas di perairan tersebut.

“Petugas kepolisian dari Ditpolair Polda Banten membuat perimter sejauh dua mil dari titik semburan gas upaya untuk menutup kebocoran gas,” terangnya.

Menurutnya, kebocoran pipa gas perlu menganalisa dampak yang timbul dengan melakukan proses penyelidikan, seandainya nanti didapati adanya kelalaian ataupun pelanggaran, akan ada sanksi dan akan ditindak lanjuti.

“Saat ini ada 7 orang yang di periksa, dari Awak Kapal, dan Perusahaan Gas, karena Kapalnya sudah kita amankan, sehingga untuk kedepanya kita bisa mengatasi kegiatan yang berhubungan dengan laut,” tegasnya. (Siti Masunah)

News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *