Semua Pangkalan Jajaran Koarmada 1 Terlibat Aktif Dalam Pengamanan Lebaran 2018

Lembarberita.co.id, Cilegon – Panglima Komando Armada 1 (Pangkoarmada 1) Laksamana Muda TNI melakukan konferensi pers dalam rangka pengamanan laut arus mudik lebaran tahun 2018 di banten. Senin (11/6/2018)

Dalam konferensi pers tersebut Pangkoarmada 1 Laksamana Muda TNI Yudo Margono mengatakan “Koarmada 1 mensiagakan unsur unsurnya dalam rangka pengamanan lebaran tahun 2018, dimana semua pangkalan jajaran Koarmada 1 terlibat aktif dalam pengamanan lebaran khususnya di perairan yang menjadi tanggung jawab Koarmada 1 serta di Pelabuhan – Pelabuhan Wilayah Barat, dengan melibatkan Unsur unsur Kapal Republik Indonesia (KRI) koarmada 1 unsur unsur satuan kapal patroli lantamal jajaran Koarmada 1 serta kapal – kapal patroli keamanan laut dari lanal jajaran Koarmada 1 beserta prajuritnya.” Ujarnya.

Untuk memastikan kesiapan jajaranya, Pangkoarmada 1 melaksanakan peninjauan secara langsung khususnya di wilayah perairan Jakarta dan Banten

“Koarmada 1 mensiagakan unsur KRI teluk cirebon – 543 , KRI Tenggiri -865, KRI sikuda – 863 ,dan KRI Torani – 860. Sebagai unsur pengamanan laut serta melibatkan Kapal Angkatan Laut (Kal) Tamposo dan 3 unit Patoli Keamanan Laut (Patkamla) dari Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Banten.” Ungkapnya.

Selain itu Pangkoarmada 1 melaksanakan pengecekan dan peninjauan situasi keamanan di sekitar perairan Selat Sunda dan Merak dengan menggunakan KRI Torani – 860.

“Pengamanan tersebut bertujuan untuk menjamin kelancaran, keamanan , kenyamanan serta mengantisipasi terjadinya berbagai tindak kejahatan di laut seperti perampokan , illegal fishing , illegal logging , illegal entry, maupun aksi terosisme dalam arus mudik lebaran tahun 2018.” Lanjutnya.

Laksamana Muda TNI Yudo Margono menambahkan “Situasi menjelang Hari raya idul fitri 1439 H merupakan waktu yang rawan yang kemungkinan akan dimanfaatkan oleh pelaku tindak kejahatan khususnya melalui laut, untuk itu Koarmada 1 akan terus meningkatkan pengawasan dan pengamanan jalur laut agar dapat mengantisipasi secara dini kemungkinan adanya tindak kejahatan di laut dengan memaksimalkan patroli laut secara berkeseimbangan.” Jelasnya.(Siti Masunah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *