Lapak “Kencingan” Kimia Diindikasi Ilegal, Panit 1 Polsek Pulo Merak No Coment

Lembarberita.co.id, Cilegon – Banyaknya lapak-lapak kimia di wilayah Kecamatan Pulo Merak yang diindikasi terselubung, Sesuai pantauan lembarberita.co.id adanya dugaan “kencingan” Kimia yang berada di Lingkungan Sumur Wuluh Kelurahaan Gerem Kecamatan Grogol Kota Cilegon tidak diketahui oleh pihak Penegak Hukum setempat.

Dalam pantauan lembarberita.co.id, masuknya beberapa armada tangki yang mengangkut cairan kimia sejenis Costik yang berasal dari PT Sulfindo Adiusaha yang berada di Desa Mangunreja, Kecamatan Pulo Ampel Kabupaten Serang.(2/6)

Pasal 107 UU No.7 Tahun 2014 tentang Perdagangan menyebutkan, “Pelaku usaha yang menyimpan kebutuhan pokok atau Barang penting dalam jumlah dan waktu tertentu pada saat terjadi kelangkaan Barang, gejolak harga yang mengakibatkan hambatan Perdagangan Barang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 29 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama lima (5) tahun atau denda paling banyak Rp 50.000.000.000,00 (lima puluh miliar rupiah).”

Sementara itu Panit Reskrim Unit 1 Polsek Pulo Merak, Iptu Dikdik Rustendi,S.Sos saat ditemui di tempat kerjanya dirinya enggan memberikan statemen.(4/6)

“Kalau ditanya masalah “kencingan” kimia yang ada di sumur wuluh saya no komen soalnya saya ga tau khawatir kalau saya kasih statement nanti salah, jadi mendingan ke unit Tipiter aja biar jelas.”ujar Dikdik

Saat Lurah Gerem Samlawi dimintain tanggapannya melalui telfon selulernya menyampaikan ketidaktahuan adanya indikasi “kencingan” kimia dengan jenis Coztik yang berada di Lingkungan Sumur Wuluh Kelurahaan Gerem.(4/6)

“Saya ga tau kalau ada kegiatan indikasi “kencingan” tersebut soalnya tidak ada masyarakat lingkungan sekitar yang melaporkan ke saya.”ujar Samlawi. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *