Bupati Serang Pimpin Audiensi Forum K2, Forum Operator Sekolah dan Staff Desa

Lembarberita.co.id, Serang – Perwakilan Forum Kategori 2 ( K2), Forum Operator Sekolah dan Staff Desa mengunjungi kantor Bupati Serang untuk melakukan Audiensi. Saat audiensi, Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah memimpin secara langsung diskusi tersebut. Didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Serang, Asep Nugraha dan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Entus Mahmud.

Tatu menjelaskan, Forum K2 meminta kebijakan kepadanya untuk mengeluarkan Surat Keputusan (SK) penugasan yang dikeluarkan secara langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan untuk mengajar. Sedangkan, forum operator yang tidak masuk dalam K2 memiliki peran penting dalam pendidikan akan diperjuangkan oleh Pemerintah Kabupaten Serang.

“Kita perjuangkan, karena mereka sangat berperan di Sekolah. Tanpa ada operator data, kita pernah tidak dapat bantuan karena datanya yang kurang,” tuturnya saat ditemui lembarberita.co.id setelah audiensi di Pendopo Kabupaten Serang.(04/06/2018)

Ia juga meminta Kepala Dinas Pendidikan untuk mendata K2 dan operator sekolah agar bisa terbantu honornya melalui dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

”Jumlah K2 kurang lebih 964 orang dan operator yang belum masuk K2 nanti kita buat kebijakan supaya mereka mendapat pengakuan dari Pemkab agar bisa dibantu keuangannya melalui dana BOS,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Serang, Asep Nugraha mengatakan, legalitas penerima honor ingin diterima secara administratif melalui surat penugasan dari Kepala Dinas Pendidikan. Sebelumnya, penugasan dibuat oleh Kepala Sekolah.

“Saat ini, kita fokuskan kepada honorer K2 setelah selesai baru dikeluarkan untuk seluruh guru honorer,” kata Asep.

Dia melanjutkan, pembagian surat tugas kepada guru honorer akan dibagikan secara rasio jumlah rombongan belajar dan guru yang diperlukan.

“Jika ada 6 rombongan belajar dan ada 4 PNS maka kita hanya perlu 2 guru honorer. Maka, 2 orang honorer itu yang kita berikan surat tugas jika lebih dari itu kita tidak berikan,” Sambung Asep.

Asep menargetkan setelah hari raya Idul Fitri, bisa mengeluarkan SK tersebut kepada K2. Sehingga, bisa melanjutkan untuk mendata ulang honore diluar K2.

“Hasil kajian dengan bagian hukum SK ini bisa langsung dari Dinas sehingga proses bisa lebih cepat untuk diturunkan kepada K2,” Tutup Asep.(Siti Masunah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *