Hari Anti Tembakau Dunia, GMNI Cilegon Tuding Pemkot Tidak Konsisten

Lembarberita.co.id – Cilegon, Gerakan Mahasiawa Nasional Indonesia (GMNI) Kota Cilegon kecewa atas maraknya reklame/spanduk/megatron promosi Rokok yang marak di Kota Cilegon dan langgar aturan.

Diketahui, kekecewaan GMNI Cilegon tersebut bertepatan dengan Hari Anti Tembakau Internasional dengan membentangkan tulisan “Iklan Rokok Langgar Aturan Hanya Satu Kata ‘Segel’ ” di depan Megatron (Dekat Landmark dan Taman Layak Anak Kota Cilegon), Kamis, (31/5/2018).

Sebelumnya, Pemerintah secara tegas melarang pemasangan iklan zat adiktif di ruas jalan protokol. Larangan tersebut sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 109, tahun 2012 tentang pengamanan bahan yang mengandung zat adiktif berupa produk tembakau.

Ketua DPC GMNI Kota Cilegon Syaihul Ihsan Mengatakan, Pada sisi lain meskipun terdapat bermacam regulasi berkaitan dengan rokok hanya saja Hak masyarakat atas informasi bahaya rokok dinilai belum benar-benar terpenuhi, dan kalau Iklan Reklame rokok dongkrak PAD (Pendapatan Asli Daerah) Cilegon itu tidak signifikan apalagi bertentangan dengan peraturan yang sudah dibuat.

“Masyarakat Cilegon punya Hak atas informasi bahaya itu, Jangan Kontradiksi sama aturan, lihat estetika Taman Layak anak di rusak oleh iklan rokok yang tiap hari di putar di megatron apalagi itu posisinya melintang di jalan protokol, semua umur lihat itu iklan,” tuturnya.

Pemkot Cilegon dalam hal regulasi Iklan Rokok seharusnya paham bagaimana yang sudah diatur, Menanggapi persoalan tersebut masih Kata Syaihul, kita GMNI Kota Cilegon disini mencoba memberikan kontribusi pemikirannya dalam memberikan usul dan gagasan yang konstruktiv.

“Aturan pemerintah pusat sudah dikuatkan lewar Perwal Kota Cilegon No.15 Tahun 2016 Tentang Pedoman Penyelenggaraan Reklame, Pasal 15 yang mengatur terkait tema produk tembakau di buat tapi dilanggar sendiri kan tidak konsisten, Kalau Pol PP tidak bisa nertibin ini (Reklame/megatron iklan rokok) biar kita aja anak muda yang nertibin,” tegasnya.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *