Aliansi Mahasiswa Selatan Kecewa Terhadap Pjs. Bupati Lebak

Lembarberita.co.id, Lebak – Buhori selaku Korlap aksi demo Aliansi Mahasiswa Selatan ( AMS ) Rabu (30/5) menggelar aksi yang bertempat di lokasi kawasan pusat pemerintahan kabupaten Cilangkahan di area tanah negara blok haregem desa Rahong kecamatan Malingping Kabupaten Lebak seluas 42 hektar.

Udin Walet sebagai penanggung jawab kegiatan ini merasa mengeluh karena tanah negara blok haregem desa Rahong kecamatan Malingping sudah di atur untuk kawasan pusat pemerintahan kabupaten Cilangkahan yang akan datang.

“Tadinya tanah negara blok haregem akan kita bangun untuk perbengkelan atau ruang parkir husus roda kontainer milik PT.Cemindo Gemilang dengan rasa kurang percaya diri akhirnya pihaknya membatalkan Untuk membangun perbengkelan tersebut.” Ujar Udin.

Selanjutnya dalam kegiatan ini Aliansi Mahasiswa Selatan ( AMS ) merasa kecewa terhadap Pjs. Bupati Lebak Ino.S.Rawita sekaligus Mantan Kadis Sosial Provinsi Banten atas ketidak hadirannya di lokasi aksi.

“Padahal jam 13.00 wib Pjs. Bupati tersebut sudah tiba di kantor Kecamatan Malingping, menurut Buhori, kita kecewa terus terang aja. kalau Pjs. Bupati Lebak tersebut hadir di tempat aksi dan sekaligus pemasangan plang nama larangan membangun di Area kawasan pusat pemerintahan kabupaten Cilangkahan yang akan datang.” Ujar Buhori.

Pada jam 14.30 Aliansi Mahasiswa Selatan ( AMS ) membubarkan diri dan langsung bergerak ke kantor Kecamatan Malingping untuk menemui Pjs. Bupati Lebak Ino.S.Rawita.

“Setelah tiba di kantor Kecamatan Malingping, Ino tidak kunjungi kita. malahan mereka langsung ke Bayah Untuk melakukan kunker nya tarling dan temu muka bersama tokoh masyarakat Baksel.” Jelas Buhori.

Masih Lanjut Buhori, mengatakan pihaknya akan terus memperjuangkan hak rakyat wilayah DOB Kabupaten Cilangkahan.

“Selanjutnya kami akan terus memperjuangkan hak rakyat wilayah DOB kabupaten Cilangkahan yang akan datang, dan tanah seluas 42 hektar diperuntukkan untuk kawasan pusat pemerintahan kabupaten Cilangkahan akan kita amankan, juga kepada pihak lain dilarang mendirikan bangunan tanpa izin.” Tutup Buhori.( UI )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *