Cegah Paham Radikalisme, Kemenag Lebak Optimalkan Penyuluhan

Lembarberita.co.id – Lebak, Guna mencegah paham Radikalisme dan sesat yang mampu memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa, Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Lebak terus mengoptimalkan tenaga penyuluh

“Semua penyuluh merupakan garda terdepan untuk menyebarkan pembangunan dengan bahasa keagamaan,” ujar Kepala Seksi (Kasi) Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam, Kemenag Kabupaten Lebak, Haerudin di Rangkasbitung, Kamis (24/05/2018)

Dijelaskan Haerudin, perekrutan tenaga penyuluh itu merupakan kewenangan Kemenag Pusat dan mereka itu non pegawai aparatur sipil negara (ASN). Para penyuluh tersebut, lanjutnya mendapat honor sebesar Rp.500 ribu per bulan/orang.

“Persyaratan tenaga penyuluh itu minimal pendidikan sarjana S1, jurusan syariah Islam, memiliki kompetensi juga standarsiasi untuk penyampaian pembangunan dalam bahasa agama, memiliki wawasan kebangsaan dan mencintai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI -red).

Masih katanya, penempatan tugas penyuluh di Kabupaten Lebak, masing-masing Kecamatan sebanyak 8 orang dan tercatat sebanyak 280 orang tenaga penyuluh tersebar di 28 kecamatan yang ada di Kabupaten Lebak.

“Kami menilai kehadiran tenaga penyuluh cukup efektif untuk mencegah paham radikalisme karena mereka menyebarkan ajaran Islam dengan benar berdasarkan Alquran dan Alhadist,” pungkasnya. (Ujang Iskandar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *