Polres Serang Kota Musnahkan 6886 Botol Miras

Lembarberita.co.id – Serang, Polres Serang Kota memusnahkan Miras dengan berbagai jenis merk sebanyak 6886 botol miras oplosan , yang disaksikan puluhan ulama dan ratusan santri , di Alun-alun Seran, Minggu (13/05).

Kapolres Serang Kota AKBP Komaruddin mengatakan
pemusnahan miras ini, kita rangkaikan dengan pawai tadrib masyarakat Kota Serang, dalam rangka menyambut bulan suci ramadhan, ada beberapa tindakan serta langkah yang kita lakukan bekerjasama dengan alim ulama, dan unsur-unsur terkait lainnya, seperti, TNI , satpol PP dan pemerintah daerah, kita lakukan giat penertiban yang sore ini kita lakukan setelah pawai tadrib .

“Pemusnahan miras ini adalah pemusnahan yang ketiga di wilayah hukum polres serang kota ,
“yang pertama kita telah memusnahkan kurang lebih hampir 8000 botol
” yang kedua pemusnahan yang terbesar 23 952 botol
” dan hari ini 6886 botol.
Ini menandakan peredaran miras di kota serang atau di wilayah hukum polres serang kota di katakan masih perlu perhatian dari masyarakat untuk ikut peduli terhadap peredaran yang ada di tengah masyarakat,” jelasnya.

Mengingat Perda No. 10, Tahun 2006 serta Perda No. 2 Tahun 2010, Kota Serang melarang peredaran miras di Kabupaten Serang dan Kota Serang. Wilayah hukum Polres Serang Kota terdiri dari 6 Kecamatan Kota dan 7 Kecamatan/ Kabupaten ini yang kita sisir dari hasil penertiban dan razia yang kita lakukan terhadap peredaran miras, termasuk kita masih melakukan upaya-upaya penertiban, mengingat saat ini Kapolda Banten dalam posisi atau dalam situasi operasi pekat ini termasuk target, sasaran yang harus kita capai.

“Dalam hal ini petugas TNI, Polri , dan Satpol PP selaku penegak perda, tidak bisa kerja sendiri-sendiri tapi butuh peran serta masyarakat untuk menginformasikan kepada masyarakat jangan berdiam diri informasikan kepada kami, kami yang akan melakukan tindakan untuk menjaga hal hal yang tidak di inginkan,” ujarnya.

Masih ditempat yang sama, Wakil Walikota Sulhi mengatakan
pemusnahan miras ini mau memasuki Bulan Suci Ramadan, kita harus musnahkan agar tidak ada gangguan di Bulan Puasa apalagi gangguan kemaksiatan karena Bulan Puasa adalah Bulan Suci yang harus di sucikan dari segala bentuk kemaksiatan termasuk miras.

“Adapun langkah langkah yang harus kita lakukan, jangan kalah terhadap minuman-minuman keras semua komponen harus mengawasi minuman keras yang beredar, bahwa beredarnya miras ini sudah kesekian kalinya dimusnahkan dengan Kapolres dan Kodim serta semua tokoh masyarakat, semua masyarakat juga ikut mengawasi maraknya peredaran miras sesuai perda No. 2 Tahun 2010,” jelasnya.

Sementara itu Pemkot juga selalu mensosialisasikan tidak boleh menjual minuman keras apalagi diatas nilai persennya , lima persen langsung kita razia apalagi minuman keras yang oplosan, ini sangat berbahaya, dan
sudah banyak memakan korban jiwa.

” Pemasok-pemasok akan kita musnahkan,
Hiburan malam di Bulan Ramadhan ini tetap kita tertibkan juga baik di dalam kota maupun di pinggiran yang diam- diam membuka warung remang – remang, oleh karena itu kita bekerja sama dengan organisasi organisasi untuk melaporkan ke jadian kejadian tersebut,” tegasnya. (Sunah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *