“Stop Pernikahan Dini” Pungkas Bunda Anak Autis Indonesia

Lembarberita.co.id – Wonosobo, Pada hari ini, Senin 14 Mei 2018 Bunda Anak Autis Indonesia, Dr. Imaculata Umiyati, S.Pd, M.Si alias Bunda Ima hadir memberikan Sosialiasi Pencegahan KDRT dan Perlindungan Anak bersama Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait di Desa Glagah, Kecamatan Sapuran, Kabupaten Wonosobo.

Dalam penyampaian materinya, Bunda Ima membakar semangat peserta yang hadir dalam sosialiasi dari kalangan Guru, PKK Kecamatan Sapuran, Siswa Siswi dan Para Wali Murid.

“Kunci sukses dalam meraih cita-cita atau impian kalian adalah tidak malas belajar, tidak malas bekerja, tidak main handphone terus, tidak memaksa orang tua untuk meminta/beli sesuatu yang tidak mungkin (diluar kemampuan orang tua)”, kata Bunda Ima.

Lebih lanjut Bunda Ima menambahkan bahwa selain itu kita tidak boleh gampang putus asa, harus patuh kepada orang tua dan rajin berdo’a sesuai keyakinan agama masing-masing. “Tentunya Stop Pernikahan Dini”, pungkasnya.

Sedangkan Arist Merdeka Sirait, Ketua Komnas Perlindungan Anak menekankan bahwa tidak akan lebih baik anak yang menikah dibawah umur, sehingga Arist mengajak peserta untuk komitmen Stop Pernikahan Usia Anak (Dini). “Anak adalah berdasarkan UU kita seseorang yang berusia dibawah 18 Tahun, sehingga menikahkan anak dibawah umur dapat dipidana”, tegas Arist.

Acara ini dihadiri Pj. Kades Glagah Kabul Suwachno, SH, Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial dan Kesejahteraan Rakyat Kecatan Sapuran, Ruminto Sugiri,SE, M.Si dan Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Eni Bintari, S.Pd, M.Pd, serta diakhir acara diserahkan penghargaan dari Komnas Anak kepada Pj Kades Glagah sebagai Pemuka Masyarakat Peduli Anak, dan Cindera Mat berupa Bokena dari Imaculat kepada Guru PAUD untuk bermain anak-anak PAUD.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *