DPRD Kota Serang Melakukan Sidak Ke Pasar Induk Rau Kota Serang

Lembarberita.co.id – Serang, Pasar Induk Rau yang berlokasi di Jln Kh. Abdul Latif, Kelurahaan Cimuncang Kecamatan Serang Banten, yang sembrautnya lokasi pasar tradisional membuat masyarakat dan pengunjung merasa tidak nyaman.

Dengan kemacetan yang menjadi permasalaahn utama di wilayah pasar tradisional Kota Serang membuat polemik bagi pihak Eksekutif dan Legislatif hal ini disampaikan oleh Amirudin Selaku Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Serang. (08/05)

“Kemacetan lalu lintas yang menjadi permasalahaan Dipasar Rau sangat mengganggu masyarakat dan pengunjung pasar dan pihak eksekutif harus segera menindak lanjuti permsalahan ini agar bisa ditertibkan sehingga tidak ada yang merasa terganggu baik masyarakat sekitar ataupun pengunjung.”ujar Amirudin.

Polemiknya kemacetan Pasar Induk Rau diakibatkannya karena para pedagang kaki lima yang memenuhi bahu jalan dan membuat kemacetan sehingga membuat pasar rau terlihat tidak tertata rapih.

“Dengan adanya laporan dari masyarakat mengenai banyaknya pedangan kaki lima yang berjualan di pinggir jalan membuat kemacetan sehingga pasar Induk Rau terlihat tidak tertata dengan baik maka saya dan teman-teman DPRD Kota Serang dari komisi 1 sampai dengan komisi 4 menjadi gerah maka kami melakukan penyidakan ke Pasar Induk Rau agar pihak pemerintah Kota Serang lebih responsif terhadap keluhan masyarakat.”lanjut Amirudin

Masih lanjut Amirudin “Saya dan teman-teman dari semua Komisi melakukan sidak ini dalam rangka untuk penataan Pasar Induk Rau agar menjadi lebih baik maka dari pada itu kami menginginkan aspirasi langsung dari masyarakat agar kami mengetahui apa keinginan dari pedagang agar hasil dari sidak yang kami lakukan mampu menjadi referensi untuk bahan evaluasi kami kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan banyak temuan-temuan dari hasil sidak yang telah kami lakukan tadi dan paling lambat satu minggu ini kami akan lakukan rapat dengan OPD untuk membahas permasalahaan yang ada di pasar induk rau agar pasar induk rau mampu menjadi lebih baik lagi sesuai dengan yang di harapkan.”tegas Amirudin

(Nrd/Dny)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *