Anggaran Pemeliharaan Alun-alun Kota Cilegon Sebesar 500 Juta Rupiah, Aktifis Lingkungan Singgung Penggunaan Lahan BUMN Oleh Pemkot Cilegon

Lembarberita.co.id – Cilegon, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Cilegon secara resmi telah membuka Alun-alun Kota Cilegon untuk umum pada tanggal 27 April bulan lalu yang dimana bertepatan dengan hari jadi Kota Cilegon yang ke 19.

Dengan sudah diresmikannya alun-alun Kota Cilegon dengan total lahan seluas 3,1 hektar yang fasilitas seperti jogging track, area kuliner, area parkir, lapangan upacara, kolam air mancur, theatre, pusat informasi Cilegon dan yang lainnya sudah bisa dinikmati warga Cilegon.
Aziz Setia Ade selaku kepala Disperkim saat di temui lembarberita.co.id digedung pengelola alun-alun Kota Cilegon menjelaskan untuk kenyamanan warga yang akan melakukan aktifitas maka anggaran untuk pemeliharaan alun – alun dibagi menjadi empat, yaitu anggaran untuk fisik berupa gedung dan tanaman, anggaran untuk petugas pemeliharaan, anggaran listrik, dan anggaran air mancur.

“Untuk anggaran pemeliharaan alun – alun ini dibagi menjadi empat, yang pertama pemeliharan terhadap fisiknya maupun dari sisi bangunan atau tanaman kemudian ada juga biaya pemeliharaan untuk petugas pemeliharaannya dan ada juga biaya untuk listrik dan air. Untuk tahun sekarang memang kita di anggarkan sebesar 500 juta pertahun. Dan untuk listrik karena baru diresmikan, perkiraan untuk biaya listrik sekitar 15 – 20 juta perbulan itu sudah termasuk yang 500 juta tadi. Kalau memang dirasa nanti evaluasi masih ada kekurangan karena harus menambah tenaga karena ini kan masih menggunakan tenaganya dari luar alun – alun misalnya petugas yang dijalur protokol, JLS sementara kita tarikin dulu ke sini. Nanti kita juga mungkin akan menambah petugas atau personil untuk kebersihan tamannya. “Ujar Aziz

Ditempat terpisah Supriyadi sebagai Aktifis Lingkungan saat ditemui wartawan Lembarberita.co.id disekretariat Rumah Hijau yang berada di wilayah Kekurahaan Kotabumi mengomentari anggaran pemeliharaan dan perawatan Alun – alun Kota Cilegon yang sangat Fantastis yang akan dianggarkan oleh Pemerintah Kota Cilegon.(06/05)

“Menurut saya anggaran 500 juta hanya untuk pemeliharaan saja itu sangat fantastis apa lagi anggaran yang 250 jutanya itu untuk biaya listrik saja, padahal masih banyak yang lain yang harus diprioritaskan ketimbang harus menghabur-hamburkan uang rakyat untuk hal-hal yang tidak begitu penting seperti halnya air mancur kan bagi saya tidak begitu penting toh tidak ada manfaatnya dengan diadakannya fasilitas air mancur yang bisa dinikmati haya pada saat hari libur saja dengan waktu yang dibatasin pula.”ujar Supriyadi dengan tegas

Masih lanjut Supriyadi “seharusnya pihak Pemerintah Kota Cilegon lebih memprioritaskan yang penting-penting sepertihalnya lahan gedung DPRD Kota Cilegon dan Kantor Pemerintahaan Kota Cilegon apakah lahannya sudah menjadi hak milik Pemerintah Kota Cilegon, atau masih menumpang ditanah milik BUMN yaitu milik PT. Krakatau Steal, kalau sudah hak milik pemerintah Kota Cilegon mungkin tidak masalah bikin seindah mungkin alun-alunnya tapi kalau kantor Dewan dan Kantor Pemerintahnya saja masih numpang di tanah KS ko sebegitu enaknya menggunakan uang rakyat untuk hal-hal yang tidak begitu penting mendingan dananya itu dipake buat yang lain yang lebih prioritas.”jelas Supriyadi (Team Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *