Di Ikuti 1025 Siswa, USBN SD Di Cikulur Berjalan Tertib dan Lancar

Lembarberita.co.id – Lebak Banten, Pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) jenjang pendidikan Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak diikuti sebanyak 1025 siswa-siswi yang tersebar di 24 SD yang ada di Kecamatan Cikulur.

Pengawas SD pada Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pendidikan Dan Kebudayaan Kecamatan Cikulur, Sahroni, S.Pd mengatakan, USBN tingkat SD berlangsung selama tiga hari, mulai 03 Mei 2018 hingga dengan 05 Mei 2018, dengan mata pelajaran yang diujiankan yaitu Bahasa Indonesia, Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).

“Alhamdulilah pelaksanaan USBN tingkat SD di Kecamatan Cikulur hingga hari terakhir berjalan tertib dan lancar, tidak ada kendala yang dihadapi para anak-anak peserta ujian,” kata Sahroni saat ditemui Lembarberita.co.id di kantor UPTD Pendidikan Dan Kebudayaan Kecamatan Cikulur, Sabtu (05/05/2018).

Dijelaskan Sahroni, dalam USBN SD 2018 materi soalnya dibuat secara nasional (Pusat -red) sebanyak 25 persen dan 75 persennya dibuat oleh Kelompok Kerja Guru (KKG) yang berkompetensi.

Masih katanya, pelaksanaan USBN SD 2018 berlangsung selama 3 hari, di mulai dari tanggal 03 Mei hingga 05 Mei 2018, lalu dilanjutkan dengan ujian susulan USBN SD yang di mulai tanggal 07 Mei hingga 09 Mei 2018. Setelah itu, lanjutnya, pada tanggal 11 Mei hingga 14 Mei 2018 akan dilaksanakan Ujian Sekolah (US).

“Kemungkinan untuk pelaksanaan US di Kecamatan Cikulur akan berlangsung hingga 15 Mei 2018, lantaran pada mata pelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga Dan Kesehatan (PJOK) selain ujian praktek, kami pun akan melaksanakan ujian teori,” terangnya.

Diungkapkan Sahroni, sebelum pelaksanaan USBN SD, pihak sekolah jauh sebelumnya telah melakukan mempersiapkan atau pemantapan bagi siswa-siswinya agar dapat mengerjakan soal USBN dengan mudah dan lancar. Pemantapan itu, sambungnya, dengan melakukan jam tambahan pada mata pelajaran yang di ujiankan dan melaksanakan Try Out sebanyak 3 kali.

“Dalam persiapan menghadapi USBN itu, sekolah melakukan pemantapan bagi siswa-siswinya selama 2 hingga 3 bulan, selain itu juga melaksanakan try out sebanyak 3 kali. Mudah-mudahan dengan melakukan pemantapan persiapan ujian dapat memudahkan para peserta ujian (siswa-siswi -red) dalam mengisi atau menjawab soal-soal USBN dan mendapat nilai terbaik,” pungkasnya. (Ujang Iskandar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *